Empat Hal yang Dipertanggungjawabkan di Akhirat Kelak

  • 23 Apr 2026 16:24 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Kesadaran akan kehidupan akhirat menjadi landasan penting bagi setiap muslim dalam menjalani kehidupan di dunia. Setiap perbuatan tidak hanya berhenti pada konsekuensi duniawi, tetapi juga akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah Swt.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban, Rasulullah saw. menjelaskan, manusia tidak akan beranjak dari tempat hisab sebelum ditanya tentang empat perkara. Empat hal tersebut meliputi umur, jasad, ilmu, dan harta yang dimiliki selama hidup di dunia.

Menurut KH M. Khozin, hadis ini mengandung pesan mendalam tentang pentingnya memanfaatkan hidup secara bijak. “Setiap detik umur yang Allah berikan akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga tidak sepantasnya disia-siakan untuk hal yang tidak bermanfaat,” ujarnya kepada RRI.

Perkara pertama yang akan ditanyakan adalah tentang umur, yakni untuk apa waktu tersebut dihabiskan. Umur bukan sekadar panjang atau pendeknya kehidupan, tetapi seberapa berkah dan bermanfaat waktu itu digunakan untuk kebaikan.

Selanjutnya, manusia juga akan dimintai pertanggungjawaban atas jasad atau tubuh yang dimilikinya. Kesehatan dan kekuatan fisik yang diberikan Allah hendaknya digunakan untuk beribadah dan melakukan hal-hal yang bermanfaat, bukan justru untuk perbuatan yang merusak.

Hal ketiga adalah ilmu yang telah diperoleh selama hidup di dunia. Ilmu tidak hanya untuk diketahui, tetapi wajib diamalkan agar menjadi cahaya yang menerangi kehidupan dunia dan akhirat.

Perkara terakhir yang tidak kalah penting adalah harta, baik dari mana diperoleh maupun ke mana dibelanjakan. Harta yang halal dan digunakan untuk kebaikan akan menjadi penyelamat, sementara yang diperoleh atau digunakan secara haram justru menjadi sumber penyesalan.

Melalui pemahaman ini, umat Islam diharapkan semakin berhati-hati dalam menjalani kehidupan. Empat hal tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh aspek kehidupan akan dimintai pertanggungjawaban, sehingga perlu dikelola dengan penuh kesadaran dan keimanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....