Hari Kreativitas dan Inovasi Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan

  • 21 Apr 2026 06:11 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Jika di Indonesia tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini, di dunia internasional tanggal ini diperingati sebagai Hari Kreativitas dan Inovasi. Hari untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam segala aspek pembangunan manusia.

Hari ini ditetapkan melalui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ditetapkan pada tanggal 21 April 2018 untuk mempromosikan pentingnya kreativitas dan inovasi dalam segala aspek pembangunan manusia, baik pada tingkat individu maupun kelompok. Kreativitas dan inovasi juga sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan yang ditetapkan oleh PBB.

Dilansir National Today, Hari Kreativitas dan Inovasi Sedunia telah diperingati oleh warga dan organisasi di lebih dari 50 negara sejak tahun 2002. Hari ini juga menyoroti pentingnya menerapkan kreativitas dan inovasi dalam pemecahan masalah terkait pembangunan ekonomi, sosial, dan berkelanjutan.

Hal yang menarik dalam peringatan ini adalah bagaimana memahami kreativitas dan inovasi. Meskipun kedua istilah tersebut sering digunakan secara bergantian, kreativitas dan inovasi adalah konsep yang berbeda yang saling melengkapi untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Menurut Encyclopedia Britannica, kreativitas adalah kemampuan untuk menciptakan atau menghadirkan sesuatu yang baru, baik itu solusi baru untuk suatu masalah, metode atau perangkat baru, maupun objek atau bentuk artistik baru. Menurut Merriam Webster, inovasi merujuk pada ide, metode, atau perangkat baru.

Meskipun kreativitas dan inovasi adalah dua konsep yang saling terkait, keduanya merupakan dua sisi dari sebuah koin. Kreativitas bersifat mental, melibatkan proses berpikir. Kreativitas melibatkan penciptaan ide-ide baru atau sudut pandang baru terhadap ide-ide lama.

Di sisi lain, inovasi bersifat praktis. Inovasi melibatkan penerapan ide-ide untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Kedua konsep ini saling bergantung satu sama lain. Inovasi berasal dari kreativitas, sementara kreativitas tidak akan membuahkan hasil tanpa inovasi.

Kreativitas dan inovasi di Indonesia saat ini menjadi motor penggerak utama ekonomi, terutama dengan didorongnya peran generasi muda dan digitalisasi. Tahun 2024–2025 menjadi fase krusial di mana para pelaku usaha, didukung pemerintah, berfokus pada transformasi digital dan solusi berbasis teknologi untuk meningkatkan daya saing global.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....