Semangat Perajin Jadi Modal Tenun di Kabupaten Kutai Timur Naik Kelas

  • 13 Agt 2026 11:59 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Sangatta - Semangat para perajin terus mengembangkan kain tenun menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan wastra khas Kutai Timur.

Pelatihan Alat Tenun Bukan Mesin atau ATBM yang digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kutai Timur menjadi ruang bagi perajin untuk meningkatkan keterampilan sekaligus mengembangkan kreativitas.

Narasumber pelatihan, Erwin, mengapresiasi antusiasme para perajin yang dinilainya tidak berhenti belajar dalam mengasah kemampuan menenun.

Menurut Erwin, dukungan Pemerintah Daerah turut mendorong pengembangan kerajinan tenun di Kutai Timur meskipun saat ini masih dalam skala kecil.

“Saya kagum dengan antusias dan semangat para perajin yang tidak berhenti untuk terus belajar dan mengasah kemampuan mereka dalam mengembangkan tenun di Kutai Timur,” ujar Erwin. Kamis, 13 Agustus 2026.

Ia menilai pengembangan wastra secara berkelanjutan mulai menunjukkan hasil positif, baik dari sisi kualitas produk maupun kreativitas para perajin.

Pelatihan ATBM juga dinilai tidak sebatas memberikan keterampilan teknis menenun. Para peserta didorong berinovasi agar mampu menghasilkan produk berkualitas dengan karakter khas daerah dan nilai jual lebih tinggi.

“Pelatihan ini menjadi langkah positif karena para perajin tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknik menenun, tetapi juga didorong untuk terus berinovasi,” katanya.

Erwin menyebut semangat peserta selama pelatihan menjadi modal penting untuk menjadikan tenun sebagai salah satu produk unggulan khas Kutai Timur.

“Semangat para peserta selama mengikuti pelatihan ini menjadi modal penting untuk mengembangkan tenun sebagai salah satu produk khas Kutai Timur,” ujarnya.

Pengembangan tenun tersebut diharapkan terus berlanjut sehingga kemampuan para perajin semakin kuat dan produk yang dihasilkan mampu memiliki daya saing lebih tinggi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....