Akhlak Nabi Muhammad Saw Ajarkan Balas Cacian dengan Doa Kebaikan
- 15 Apr 2026 11:32 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Sumenep — Akhlak Nabi Muhammad Saw dalam menghadapi cacian menjadi teladan penting bagi umat Islam. Hal ini disampaikan Al Habib Achmad Alhabsyi dalam tausiyahnya.
Dalam ceramah yang disiarkan melalui kanal YouTube Santri Madura Official, Rabu 15 April 2026, ia menjelaskan para ulama di masa lalu menghadapi berbagai tantangan, termasuk cacian dan hinaan. Hal serupa juga dialami Nabi Muhammad Saw.
Meski demikian, Rasulullah Saw tidak pernah membalas cacian dengan cacian. Ketika para sahabat bertanya alasan beliau tidak membalas perlakuan tersebut, Nabi menegaskan bahwa dirinya diutus bukan untuk mencaci atau melaknat, melainkan untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Menurut Habib Achmad, sikap tersebut menunjukkan Nabi Muhammad Saw adalah suri teladan dalam akhlak. Ketika dicaci, beliau justru membalas dengan kebaikan.
“Akhlak Nabi yang harus ditiru, bukan Nabi meniru akhlak manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendekatan penuh kelembutan itu pada akhirnya membuat orang-orang yang semula mencaci justru berubah dan beriman kepada ajaran Islam.
Habib Achmad juga mencontohkan peristiwa di Thaif, ketika Nabi Muhammad Saw dilempari batu hingga terluka. Saat itu, malaikat menawarkan untuk membinasakan kaum tersebut, namun Nabi menolak dan justru mendoakan agar mereka atau keturunannya kelak beriman kepada Allah Swt.
Ia berharap dari keturunan mereka lahir generasi yang beriman, sebagai bentuk kasih sayang dan harapan akan kebaikan.
Selain itu, Habib Achmad mengisahkan Syekh Ma’ruf al-Karkhi yang pernah bertemu sekelompok anak muda yang tengah melakukan kemaksiatan. Alih-alih mengutuk, ia justru mendoakan agar mereka memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Doa tersebut, menurutnya, bukan berarti membenarkan kemungkaran, melainkan harapan agar mereka mendapat hidayah dan bertobat.
“Jika mereka bahagia di akhirat, tentu mereka telah bertobat dan diampuni oleh Allah Swt,” katanya.
Setelah didoakan, para pemuda tersebut akhirnya datang dan bertobat.
Kisah tersebut menunjukkan pendekatan dengan doa dan akhlak yang baik dapat menjadi jalan perubahan. Habib Achmad pun mengajak umat Islam untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad Saw dengan membalas keburukan dengan kebaikan serta memperbanyak doa bagi sesama.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....