Kisah Keajaiban Shalawat dalam Islam oleh Habib Muhammad
- 31 Mar 2026 12:10 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo - Di antara kisah kehidupan generasi terdahulu yang patut kita jadikan inspirasi adalah bagaimana mereka menjaga hubungan erat dengan Allah Subhana wa Ta’ala sekaligus meraih kesuksesan duniawi. Mereka bukan hanya dikenal sebagai orang-orang saleh yang dekat dengan Allah, tetapi juga berhasil dalam berbagai bidang kehidupan.
Dilansir dari you tobe Habib Muhammad Al-Habsyi. Habib pernah mengingatkan kita tentang pentingnya amalan rohani untuk meraih kesuksesan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab, ia berkata kepada Rasulullah, “Aku akan memperbanyak shalawat kepadamu.” Rasulullah menjawab, “Terserah kamu.”
Ubay pun mulai membagi waktu doanya: seperempat untuk meminta hajat duniawi seperti mobil dan rumah, dan tiga perempat untuk bershalawat.
Namun, Rasulullah mengajarkan bahwa lebih baik lagi jika setengah waktunya digunakan untuk shalawat dan setengahnya lagi untuk doa. Bahkan, jika ingin lebih baik, dua pertiga doanya diperuntukkan bagi shalawat dan sepertiga untuk hajat dunia. Akhirnya, Ubay berkata, “Ya Rasulullah, aku akan gunakan seluruh waktuku untuk bershalawat kepadamu.
” Rasulullah bersabda bahwa dengan cara itu, keinginan kita akan dipenuhi oleh Allah dan dosa-dosa kita diampuni.
| Baca juga: Batin Lebih Utama dari Zahir Menurut Islam |
Habib berpesan agar kita selalu memperbanyak shalawat, baik saat duduk, berdiri, maupun berjalan. Jangan sampai ada waktu yang terbuang tanpa mengingat Nabi Muhammad SAW, karena dengan shalawat kita akan memperoleh keberkahan dan kemudahan dalam menyelesaikan segala hajat.
Selain memperbanyak shalawat, penting juga untuk tidak meremehkan harta yang kita miliki, sekecil apapun itu. Harta yang diberkahi Allah akan berlipat ganda jika kita gunakan untuk usaha dan kebaikan. Karena keberkahan inilah yang membuat usaha kita terus berkembang dan membawa keuntungan.
Di akhir tausiyahnya, Habib mengajak kita semua untuk memperbanyak shalawat dan tidak menganggap kecil hasil usaha kita. Siapa tahu, keberkahan Allah justru terbuka melalui apa yang kita anggap sederhana itu. Semoga Allah senantiasa memberkahi kita semua, memudahkan jalan menuju kesuksesan dunia dan akhirat.
Marilah kita ambil pelajaran dari kisah-kisah para generasi terdahulu yang berhasil menjadi insan yang taat dan sukses. Dengan mengikuti jejak mereka—memperbanyak shalawat dan menjaga keberkahan harta—Insya Allah kita pun akan meraih kesuksesan yang sama, dunia dan akhirat. Aamiin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....