Kembali ke Sekolah, Menyemai Nilai Spiritual Usai Lebaran
- 31 Mar 2026 06:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Suasana pagi di SMK Negeri 3 Samarinda terasa berbeda. Setelah melewati libur panjang Idul Fitri, langkah-langkah siswa yang kembali ke sekolah tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga harapan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Senyum dan sapaan hangat antar siswa serta guru mewarnai keakraban sekolah. Momen ini menjadi ajang silaturahmi yang hangat setelah sekian lama berpisah dalam suasana Lebaran bersama keluarga. Lebih dari itu, hari pertama sekolah dimaknai sebagai titik awal untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah suasana tersebut, sekolah memanfaatkan momentum ini untuk kembali menanamkan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Nilai-nilai spiritual menjadi fondasi utama agar siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik.
| Baca juga: Istiqamah Jadi Kunci Keimanan Manusia |
Kepala SMK Negeri 3 Samarinda, Elis Susiana, menyampaikan bahwa penanaman nilai keagamaan terus dilakukan secara konsisten melalui berbagai kegiatan di sekolah. “Sekolah menanamkan nilai keagamaan melalui kegiatan rutin pembiasaan ibadah, serta kegiatan pembinaan karakter berbasis spiritual melalui ekstrakurikuler keagamaan di sekolah,” ujarnya.
Bagi para siswa, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya tentang angka dan nilai rapor, tetapi juga tentang bagaimana menjadi manusia yang utuh. Kebiasaan ibadah yang dilakukan bersama menjadi bagian dari proses membangun kedisiplinan dan tanggung jawab.

Elis berharap seluruh warga sekolah dapat menjadikan momen ini sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas diri. “Diharapkan seluruh warga sekolah dapat meningkatkan ketakwaan, mempererat hubungan, dan menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Tak hanya itu, sekolah juga berupaya menghadirkan lingkungan pendidikan yang mampu membentuk karakter siswa melalui berbagai kegiatan pembinaan yang berkelanjutan. Hal ini menjadi bagian dari komitmen untuk mencetak generasi yang berintegritas.
Hari pertama sekolah ini pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ke depan, kegiatan serupa direncanakan menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual siswa. “Mari kita saling mempererat silaturahmi, serta memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan sekolah,” ucapnya.
Di hadapan para siswa, Elis juga mengajak untuk kembali menumbuhkan semangat belajar setelah libur panjang. Ia menekankan pentingnya disiplin dan komitmen dalam meraih prestasi. “Jadikan momentum ini sebagai awal yang baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertanggung jawab, dan lebih berintegritas,” ujarnya.
| Baca juga: Tradisi Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam |
Apresiasi pun diberikan kepada para guru dan tenaga kependidikan yang terus berperan dalam mendidik generasi penerus bangsa dengan penuh dedikasi. “Kepada Bapak/Ibu guru dan tenaga kependidikan, saya juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang terus diberikan,” katanya.
Menutup rangkaian kegiatan, ajakan untuk menjaga semangat kebersamaan pun kembali digaungkan. Hari pertama sekolah bukan hanya tentang kembali ke kelas, tetapi juga tentang memperkuat niat dan langkah menuju masa depan yang lebih baik. “Mari kita jalani hari-hari ke depan dengan penuh semangat, kerja sama, dan niat yang tulus demi kemajuan bersama,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....