BPBD Dorong Kesiapsiagaan Warga Hadapi Risiko Kebakaran

  • 27 Mar 2026 12:16 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Balikpapan - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Balikpapan, Usman Ali, menegaskan pentingnya keberadaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di lingkungan rukun tetangga (RT), khususnya di kawasan permukiman padat penduduk. Hal ini dinilai sebagai langkah awal yang efektif untuk mengantisipasi risiko kebakaran yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.

Menurut Usman, ketersediaan APAR di tingkat RT dapat membantu masyarakat melakukan penanganan dini sebelum api membesar dan sulit dikendalikan. Ia menyebut, peran masyarakat sangat krusial dalam upaya mitigasi bencana kebakaran.

“Keberadaan APAR di lingkungan RT sangat penting, terutama di kawasan padat penduduk. Ini bisa menjadi langkah awal untuk mencegah kebakaran meluas,” ujar Usman Ali, Jumat 27 Maret 2026

Ia menjelaskan, usulan pengadaan APAR sebenarnya telah disampaikan oleh berbagai pihak, termasuk dari tingkat kecamatan. Aspirasi tersebut, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana.

Namun demikian, Usman menegaskan bahwa proses pengadaan APAR tidak dapat dilakukan secara instan. Hal ini karena harus melalui mekanisme perencanaan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

“Usulan itu sudah ada, bahkan dari kecamatan juga sudah menyampaikan. Tapi pengadaannya tidak bisa langsung, harus melalui proses perencanaan dan penganggaran pemerintah,” ujarnya

Lebih lanjut, ia mengatakan pihaknya terus mendorong edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran, termasuk cara penggunaan APAR secara benar. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat.

“Selain pengadaan, yang tidak kalah penting adalah edukasi kepada masyarakat. Percuma ada APAR kalau tidak tahu cara menggunakannya,” katanya.

BPBD Balikpapan berharap ke depan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin kuat dalam upaya mitigasi bencana, sehingga potensi kerugian akibat kebakaran dapat ditekan semaksimal mungkin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....