Karhutla Dekati Permukiman, Satu Hektare Lahan Terbakar di Paser

  • 22 Jul 2026 19:19 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda Desa Jone, Jalan Perumahan Union RT 01, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Peristiwa yang terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026 itu menghanguskan sekitar satu hektare lahan dan sempat mengancam kawasan permukiman warga.

Petugas Pusdalops BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Muriono, mengatakan laporan kebakaran diterima dari petugas piket pemadam kebakaran pada pukul 13.06 Wita. Lokasi kejadian berada di titik koordinat 1°52'54.0"S 116°12'44.2"E.

"Menerima laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Paser langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area permukiman warga," ujar Muriono. Dalam keterangan resminya Rabu 22 Juli 2026.

Selain melakukan pemadaman, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Paser juga melaksanakan asesmen untuk mengetahui kondisi di lapangan, luas area terdampak, serta potensi ancaman lanjutan.

Muriono mengatakan, berdasarkan hasil asesmen sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare. Saat proses penanganan berlangsung, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga menjadi perhatian petugas karena berpotensi mempercepat penyebaran api.

Untuk mendukung operasi pemadaman, BPBD Kabupaten Paser mengerahkan satu unit mobil tangki, satu unit mobil Triton, satu unit mobil tangki milik Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, serta satu unit mobil patroli Satpol PP/Linmas.

"Penanganan karhutla dilakukan secara terpadu oleh BPBD Kabupaten Paser, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Paser, Satpol PP/Linmas Kabupaten Paser, serta Relawan Sekawan," kata Muriono.

Ia menambahkan, informasi awal mengenai kebakaran berasal dari warga yang melihat munculnya api di area lahan sebelum diteruskan kepada petugas untuk segera ditindaklanjuti.

"Masyarakat kami imbau agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca cerah. Segera laporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani lebih cepat," ucap Muriono.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....