Keutamaan Puasa Enam Hari Syawal Setara Setahun
- 25 Mar 2026 10:44 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Solo — Salah satu amalan penting yang dianjurkan pada bulan Syawal adalah menjalankan puasa sunah enam hari. Amalan ini memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Muslim.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadan, kemudian mengikutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun,” ujar Habib Muhammad, dilansir dari akun youtube Tinta Tarim.
Dalam penjelasannya, Imam Nawawi melalui kitab Syarah Shahih Muslim menerangkan bahwa keutamaan tersebut didasarkan pada perhitungan pahala yang dilipatgandakan. Setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.
Puasa Ramadan selama 30 hari setara dengan 300 hari. Sementara puasa enam hari di bulan Syawal bernilai 60 hari. Dengan demikian, totalnya mencapai 360 hari atau setara satu tahun penuh.
Habib Muhammad menyebutkan, puasa Syawal dapat mulai dilaksanakan sejak 2 Syawal. Pelaksanaannya pun fleksibel, bisa dilakukan secara berturut-turut maupun terpisah selama masih dalam bulan Syawal.
“Tidak harus dimulai tanggal 2 Syawal. Boleh di pertengahan bulan, dilakukan berturut-turut atau terpisah. Namun, yang lebih afdal adalah dikerjakan secara berurutan,” katanya.
Terkait penggabungan puasa qada Ramadan dengan puasa sunah Syawal, para ulama memiliki perbedaan pendapat. Sebagian berpendapat tidak diperbolehkan, dan mendahulukan qada adalah kewajiban.
Namun, mayoritas ulama, seperti Imam Ibnu Hajar dan Imam Romli, memperbolehkan penggabungan tersebut, dengan tetap mendapatkan pahala keduanya.
Meski demikian, cara yang paling utama adalah menyelesaikan puasa qada Ramadan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan puasa sunah enam hari di bulan Syawal.
Diharapkan, umat Muslim dapat mengamalkan ibadah ini untuk meraih keutamaan pahala seperti berpuasa selama setahun penuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....