Perbedaan Menjadi Perekat Persatuan Umat
- 24 Mar 2026 11:57 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Perbedaan merupakan bagian dari dinamika kehidupan di tengah masyarakat. Dalam perspektif keagamaan, perbedaan justru dapat memperkuat persatuan.
Dalam kehidupan sehari-hari, perbedaan hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari cara pandang, pilihan organisasi, hingga ilmu fikih. Misalnya di bulan Ramadan, perbedaan seperti jumlah rakaat tarawih atau penentuan awal puasa dan lebaran menjadi hal yang sering ditemui di tengah umat Islam.
Ustaz Agus Suwarto Edi dari Sahabat Misykat Indonesia, menegaskan perbedaan bukanlah hal yang harus dipertentangkan. “Perbedaan itu adalah warna dalam kehidupan keberagamaan kita. Itu adalah sunatullah, keputusan Allah,” ujarnya, dikutip Selasa 24 Maret 2026.
Ustaz Agus menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an, manusia memang diciptakan beragam agar saling mengenal, bukan saling bermusuhan. Proses itu tidak berhenti pada sekadar mengenal, tetapi berlanjut pada saling memahami dan saling tolong-menolong dalam kehidupan sosial.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan. Islam telah memberikan pedoman yang jelas agar umat tetap bersatu.
“Mengutip dari Surah Ali Imran ayat 103, berpegang teguhlah pada tali Allah dan janganlah bercerai-berai,” kata Ustaz Agus dalam program Hikmah Pagi RRI Pro4 Samarinda.
Di akhir tausiyah, masyarakat diingatkan untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan permusuhan. Perbedaan justru akan menjadi kekuatan jika disikapi dengan ilmu dan akhlak. Sehingga persatuan umat dapat terus terjaga di tengah keberagaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....