Metode Stimulasi Wicara untuk Anak Berkebutuhan Khusus

  • 23 Mar 2026 21:42 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Menghadapi anak dengan hambatan komunikasi memerlukan pendekatan yang tepat dari orang tua. Namun, sering kali orang tua merasa bingung mengenai metode efektif untuk memicu kemampuan komunikasi buah hati mereka.

Salah satu metode yang efektif adalah penggunaan alat bantu seperti gambar atau simbol, untuk membantu anak yang memiliki keterbatasan verbal. Dengan bantuan visual, anak dapat belajar mengungkapkan keinginan melalui sebuah benda atau gambar. Sehingga bisa mengurangi rasa frutasi pada Anak Berkeb tuhan Khusus (ABK).

Pelaksana Program Stimulasi Wicara, Maulida Amalia, dalam program Odah Bekesah, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang mendukung komunikasi. ‘’Sebelum memenuhi permintaan anak, orang tua bisa ajak anak untuk berkomunikasi. Misalnya meletakkan mainan favorit di sekitarnya, sehingga dapat mendorong anak untuk belajar bicara,’’ katanya, dikutip Senin 23 Maret 2026.

Selain alat bantu visual, penggunaan bahasa isyarat sederhana juga dapat menjadi alat komunikasi. Hal ini menjadi sarana sementara agar anak tetap bisa menyampaikan pesan.

Strategi lain yang bisa diterapkan adalah memberikan pilihan terbatas kepada anak. Hal ini membantu untuk belajar fokus pada suatu objek. Sehingga anak bisa mencoba meniru bunyi kata atau menunjuk pilihan yang mereka inginkan sebagai bentuk interaksi aktif.

Namun, di balik semua teknik stimulasi tersebut, kondisi psikologis orang tua tetap menjadi fondasi utama. Kelelahan orang tua yang tidak terkelola dengan baik, justru dapat berdampak pada proses belajar anak.

Keberhasilan stimulasi wicara sangat bergantung pada konsistensi dan pemahaman orang tua. Dengan metode yang tepat, lingkungan yang mendukung, dan kondisi mental orang tua yang stabil, setiap perkembangan anak layak untuk dihargai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....