Hindari Menutup Doa kepada Allah Swt dengan Keluhan

  • 06 Mar 2026 21:01 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Berdoa bukan sekadar meminta, tetapi juga tentang adab dan keyakinan hati. Ustazah Farah Laa Ghibah memberikan tips praktis dalam mengelola lisan saat berdoa, terutama bagi mereka yang sedang menghadapi beban hidup yang berat.

Ia menjelaskan, mengadu atau mengeluh kepada Allah Swt atas kesulitan hidup diperbolehkan, bahkan dianjurkan. Namun, kesalahan fatal yang sering dilakukan banyak orang adalah urutan penyampaiannya.

Seringkali seseorang memulai dengan doa yang indah, namun justru mengakhirinya dengan kalimat yang menunjukkan keraguan.

"Silakan mengeluh tapi tutuplah dengan doa. Jangan dibalik, Bapak/Ibu berdoa tapi ditutup dengan mengeluh. Ini dua hal yang berbeda," ujar Ustazah Farah dalam program Dialog Ramadan di Pro1 RRI Samarinda, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia mencontohkan, jangan sampai setelah meminta sesuatu yang besar, kita justru berucap "tapi sepertinya tidak mungkin" karena melihat keterbatasan diri.

Menurutnya, menutup doa dengan keluhan atau keraguan sama saja dengan menarik kembali doa yang sudah dipanjatkan. Hal itu mencerminkan ketidakyakinan hamba terhadap kemahakuasaan Allah Swt yang bisa mengubah segalanya dalam sekejap.

Ustazah Farah menyarankan agar setiap curahan hati tentang masalah ekonomi, kesehatan, atau keluarga selalu diakhiri dengan pernyataan iman yang kuat. Kalimat penutup harus berisi optimisme bahwa Allah Swt mampu memberikan solusi terbaik.

"Maka berdoalah dengan beradab. Mengeluhlah di awal, lalu ditutup dengan doa. Jangan sebaliknya," ujarnya. Dengan adab yang benar, doa tidak hanya menjadi sekadar daftar keinginan, tetapi menjadi sarana penguatan tauhid dan ketenangan jiwa bagi yang mengucapkannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....