Perhimpunan Masyarakat Toraja Kaltim Perkuat Organisasi lewat Muswil

  • 15 Feb 2026 07:58 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Musyawarah Wilayah (Muswil) II Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Kalimantan Timur anggota Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) resmi digelar sebagai bagian dari penataan organisasi di daerah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memilih ketua serta kepengurusan baru yang akan menjalankan roda organisasi secara menyeluruh di wilayah Kalimantan Timur sekaligus memperkuat tata kelola kelembagaan.

Pelaksanaan musyawarah turut dihadiri pengurus organisasi, tokoh masyarakat, serta perwakilan anggota dari berbagai kabupaten dan kota. Selain agenda pemilihan kepemimpinan, forum ini juga menjadi ruang evaluasi perjalanan organisasi serta penegasan kembali posisi IKAT Kaltim dalam struktur nasional PMTI.

Caretaker Ketua PMTI DPW Kaltim, Cornelius Rantelangi, menjelaskan pelaksanaan Muswil II dilakukan berdasarkan mandat resmi dari pengurus pusat. Menurutnya, musyawarah sebelumnya yang digelar pada Oktober 2025 tidak diakui karena tidak menyampaikan laporan resmi kepada PMTI pusat sesuai mekanisme organisasi.

Cornelius mengatakan, ketidakhadiran laporan tersebut membuat pengurus nasional menerbitkan surat resmi untuk pelaksanaan musyawarah ulang sebagai bentuk penataan administrasi organisasi. “Karena tidak adanya laporan, maka pengurus pusat PMTI secara nasional menerbitkan surat untuk melaksanakan musyawarah wilayah, dan itulah yang kita laksanakan sekarang,” ujarnya pada Minggu, 15 Februari 2026.

Muswil II ini sekaligus menjadi langkah penegasan legalitas organisasi IKAT di Kalimantan Timur sebagai bagian dari PMTI. Rantelangi menegaskan secara historis, IKAT Kaltim merupakan salah satu pihak yang ikut menginisiasi berdirinya organisasi masyarakat Toraja di tingkat nasional sejak awal pembentukan.

Cornelius menyebut perjalanan organisasi di Kalimantan Timur telah berlangsung hampir dua dekade sehingga memiliki peran panjang dalam menghimpun masyarakat Toraja di perantauan. “Sejak awal IKAT Kalimantan Timur sudah menjadi bagian dari PMTI, hanya laporan administrasinya saja yang belum masuk,” katanya.

Agenda utama Muswil II adalah memilih ketua baru yang mendapat mandat langsung dari Ketua PMTI pusat serta menyusun kepengurusan yang representatif. Hingga pelaksanaan musyawarah berlangsung, pencalonan masih terbuka sehingga memberikan ruang partisipasi bagi peserta untuk maju sebagai kandidat.

Pelaksanaan Muswil II ini menjadi bagian dari proses konsolidasi organisasi guna memperjelas struktur kelembagaan, memperkuat koordinasi internal, serta memastikan jalannya program organisasi secara lebih tertata di seluruh wilayah Kalimantan Timur. Hasil musyawarah sekaligus menandai dimulainya periode kepengurusan baru yang akan menjalankan agenda organisasi sesuai mandat yang telah ditetapkan dalam forum Muswil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....