Pusat Distribusi Provinsi Disiapkan Stabilkan Harga Pangan
- 12 Feb 2026 11:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mematangkan rencana pembangunan Pusat Distribusi Provinsi (PDP) sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan pasokan bahan pokok. Program ini menjadi bagian dari strategi penguatan distribusi pangan di tingkat daerah.
Fasilitas tersebut dirancang sebagai simpul logistik yang menghubungkan pasokan dari produsen, distributor, hingga pasar kabupaten dan kota. Pemerintah berharap sistem distribusi lebih terkendali sehingga gejolak harga dapat ditekan.
Analis Perdagangan Ahli Pertama DPPKUKM Kaltim, Arie Priyono, menjelaskan rencana pembangunan PDP telah melalui tahapan kajian sejak beberapa tahun terakhir. Pemerintah menargetkan fasilitas ini dapat segera direalisasikan untuk memperkuat distribusi pangan di Kaltim.
“Kami provinsi berencana membangun pusat distribusi provinsi di kawasan Sentra Kariangau. Kajian sudah dilakukan pada 2024 dan tahap perencanaan detail selesai 2025,” ujarnya kepada rri.co.id, Kamis 12 Februari 2026.
Namun, rencana pembangunan tersebut sementara belum dapat dilaksanakan pada tahun ini karena kebijakan efisiensi anggaran. Pemerintah daerah masih melakukan penyesuaian prioritas belanja sebelum proyek dijalankan.
“Tahun ini masih terkendala efisiensi anggaran, sehingga pembangunan belum bisa dilaksanakan. Harapannya tahun depan sudah bisa mulai dibangun,” ucap Arie.
Menurutnya, keberadaan pusat distribusi nantinya akan berfungsi sebagai pengatur arus barang sekaligus cadangan pasokan (buffer stock) komoditas pangan di Kalimantan Timur. Sistem ini diharapkan mampu menjaga ketersediaan barang saat terjadi lonjakan permintaan.
“Pusat distribusi akan menjadi buffer stock sekaligus mendistribusikan kebutuhan pangan ke seluruh wilayah, termasuk terhubung dengan kios Sigap di kabupaten dan kota,” katanya.
Pemerintah menilai integrasi antara pusat distribusi dan jaringan kios Sigap penting untuk memperpendek rantai pasok serta mempercepat distribusi ke masyarakat. Skema ini juga diharapkan membantu menjaga stabilitas harga di pasar tradisional maupun modern.
Dengan perencanaan yang terus dimatangkan, pemerintah optimistis pembangunan PDP dapat menjadi solusi jangka panjang penguatan logistik pangan daerah. Upaya tersebut sekaligus diarahkan untuk memastikan akses bahan pokok merata hingga wilayah terpencil di Kalimantan Timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....