Amalan Syaban Penentu Kualitas Ibadah Ramadan
- 03 Feb 2026 10:12 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda — Fenomena menurunnya konsistensi ibadah umat Muslim pada pertengahan hingga akhir bulan Ramadan dinilai masih sering terjadi. Masjid yang ramai di awal Ramadan perlahan mulai berkurang jamaahnya, yang salah satunya disebabkan kurangnya persiapan mental dan fisik sebelum memasuki bulan suci.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Muammar Zaky dalam tausiah yang disiarkan RRI Samarinda. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan bulan Syaban sebagai masa persiapan menuju Ramadan agar ibadah dapat dijalankan secara konsisten selama satu bulan penuh.
Menurut Ustaz Zaky, kesiapan spiritual tidak dapat dibangun secara mendadak ketika Ramadan telah tiba. Diperlukan pembiasaan sejak bulan sebelumnya agar tubuh dan jiwa tidak terbebani dengan peningkatan intensitas ibadah.
Ia mengutip perumpamaan dari para ulama salaf yang menggambarkan urutan bulan-bulan mulia dalam Islam. Bulan Rajab diibaratkan sebagai masa menanam benih, Syaban sebagai waktu menyiram, dan Ramadan sebagai masa memanen hasil dari proses tersebut.
“Kebanyakan dari kita baru mulai bersungguh-sungguh ketika Ramadan, padahal waktunya terbatas. Akibatnya, semangat ibadah hanya bertahan di awal karena tidak ada persiapan sebelumnya,” ujar Ustaz Zaky, dikutip Selasa, 3 Februari 2026.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, persiapan Ramadan dapat dilakukan melalui pembiasaan puasa sunah dan tilawah Al-Qur’an. Pembiasaan ini dinilai dapat membantu menjaga kestabilan emosi, terutama bagi mereka yang belum terbiasa berpuasa.
Selain itu, Ustaz Zaky juga menganjurkan pembiasaan salat malam atau qiyamul lail. Menurutnya, tanpa latihan sebelumnya, pelaksanaan salat tarawih yang panjang berpotensi menimbulkan kelelahan.
“Jika seseorang tidak terbiasa salat malam, tarawih yang panjang bisa terasa berat dan mulai ditinggalkan pada minggu-minggu terakhir Ramadan,” katanya kepada Pro 4 RRI Samarinda.
Sebagai penutup, Ustaz Muammar Zaky mengingatkan bahwa Ramadan merupakan kesempatan istimewa bagi umat Islam untuk meraih pahala yang berlipat ganda. Oleh karena itu, persiapan sejak bulan Syaban menjadi kunci agar Ramadan dapat dijalani secara optimal dan membawa perubahan positif dalam kehidupan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....