Memaknai Ungkapan "Cari Ilmu Sampai ke Negeri Cina"
- 01 Feb 2026 12:16 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Ungkapan "Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri Cina" sering menjadi motivasi bagi semua orang untuk belajar. Ustaz Muhammad Khozin menjelaskan, maknanya tetap sangat relevan dan selaras dengan ajaran Islam yang mewajibkan setiap Muslim untuk mencari ilmu.
Dalam program Mutiara Pagi di Pro1 RRI Samarinda, Jumat, 30 Januari 2026, Ia menjelaskan mengenai alasan mengapa Cina digunakan sebagai simbol dalam ungkapan tersebut.
| Baca juga: Keutamaan berdoa oleh Habib Achmad AlHabsyi |
Pada zaman Rasulullah saw, Cina dikenal sebagai sebuah tempat yang sudah maju, terutama dalam bidang perobatan dan teknologi. Selain itu, Cina melambangkan lokasi yang sangat jauh untuk dicapai dari pusat peradaban Arab pada masa itu.
"Ungkapan tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina itu merupakan motivasi atau dorongan untuk bersungguh-sungguh mencari ilmu sejauh apa pun. Menekankan totalitas belajar tanpa mengenal batas wilayah atau jarak," ujar Ustaz Khozin.
Ia menambahkan, Islam mengajar umatnya untuk terbuka dalam menerima ilmu pengetahuan dan teknologi dari manapun asalnya.
Dalam konteks modern, semangat ini perlu diterjemahkan dengan memanfaatkan kemudahan internet dan peluang beasiswa untuk belajar di mana saja. Ia menekankan, menuntut ilmu adalah satu kewajiban yang harus diupayakan secara maksimum, tanpa melihat medan atau jarak geografi.
"Ungkapan ini mengandung motivasi untuk memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi, internet, dan kesempatan beasiswa untuk belajar ke mana saja guna mendapatkan ilmu yang bermanfaat," ucapnya.
Ia mengingatkan, ilmu yang diperoleh haruslah digunakan untuk kebaikan umat dan membangun peradaban manusia yang berakhlak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....