BNNK Samarinda Andalkan Laporan Warga Ungkap Peredaran Narkoba

  • 14 Sep 2026 11:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Samarinda mengajak masyarakat aktif melaporkan dugaan aktivitas peredaran narkoba, baik yang ditemukan di lingkungan sekitar maupun melalui media sosial. Laporan masyarakat dinilai membantu BNNK Samarinda dalam mendeteksi dan menindaklanjuti dugaan peredaran narkotika.

Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Samarinda, Adytia Irfan Faizhin, mengatakan informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pengungkapan kasus narkoba di lapangan.

“Jadi jangan pernah takut melapor karena keberhasilan kita di lapangan itu ya atas dasar laporan-laporan dari masyarakat. Karena masyarakat yang tahu,” katanya, dikutip Senin 14 September 2026.

Menurutnya, masyarakat dapat melaporkan dugaan aktivitas narkoba melalui sejumlah kanal media sosial yang dimiliki BNNK Samarinda. Dari berbagai kanal tersebut, Instagram menjadi salah satu media yang cepat mendapatkan respons karena aktivitasnya dipantau oleh tim IT.

“Kita punya akun di media sosial yang aktivitasnya itu 24 jam dipantau sama tim IT kita. Kita punya call center. Kita punya WhatsApp, kita punya Twitter, kita punya Facebook, kita punya Instagram,” ujarnya.

Adytia menjelaskan, masyarakat yang menemukan dugaan aktivitas peredaran narkoba tidak perlu memberikan informasi secara rinci. Pelapor cukup menyampaikan petunjuk mengenai lokasi atau aktivitas yang dicurigai agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.

“Jadi kalau ada kiranya kecurigaan atau ingin melapor ya laporkan saja ke Instagram kita. Cukup beri kisi-kisinya aja. Pak, di daerah Myamin, di dekat Poin Kopi, kayaknya ada orang mapping nih,” ucapnya.

Ia memastikan identitas masyarakat yang memberikan laporan dijaga kerahasiaannya. Informasi mengenai pelapor, kata dia, hanya diketahui oleh pihak yang berkepentingan dalam penanganan laporan tersebut.

“Aktivitas orang yang melapor ini dijamin oleh undang-undang tidak akan dibuka. Yang mengetahui cuma tim IT dan pelapor ini aja,” ujarnya.

Adytia mengatakan keterlibatan masyarakat semakin penting karena jumlah personel BNNK Samarinda masih terbatas dibandingkan luas wilayah yang harus diawasi. Saat ini, BNNK Samarinda memiliki 34 personel yang mencakup wilayah kerja hingga Mahakam Ulu.

“Kita ini kan di BNN Kota Samarinda kan cuma 34 personel. 34 personel ini meng-cover wilayah sampai Mahakam Ulu,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, laporan masyarakat dinilai dapat membantu petugas memperoleh informasi awal mengenai dugaan peredaran narkoba. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lapangan sebelum dilakukan proses lebih lanjut.

“Jadi semisal ada laporan seperti itu tadi, tim kita langsung menindaklanjuti, turun ke lapangan, cek dan segala macamnya. Ketika A1 ya sudah langsung diproses,” katanya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....