Krisis Air Samarinda, SRT 02 Butuh Pasokan 10 Ribu Liter per Jenjang
- 12 Sep 2026 12:40 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Kebutuhan air bersih di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 02 Samarinda mencapai sekitar 30.000 liter setiap hari untuk memenuhi kebutuhan siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang tinggal di asrama.
Kepala SRT 02 Samarinda Jenjang SD, Pahrijal, mengatakan setiap jenjang pendidikan membutuhkan sedikitnya 10.000 liter air dalam satu hari. Air tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan dasar para siswa, mulai dari mandi hingga kegiatan sanitasi.
“Minimal itu 10.000 liter untuk satu jenjang dalam satu hari. Kalau untuk semuanya, normalnya sekitar 30.000 liter setiap hari,” kata Pahrijal pada Jumat 11 September 2026.
Pahrijal menjelaskan jumlah siswa yang tinggal di asrama mencapai sekitar 520 orang secara keseluruhan. Sementara setiap jenjang memiliki sekitar 170 siswa yang membutuhkan air untuk mandi, mencuci pakaian, membersihkan diri, serta menggunakan fasilitas sanitasi.
Menurut Pahrijal, pasokan sebanyak 5.000 liter air belum cukup untuk memenuhi kebutuhan satu jenjang selama sehari. Jumlah tersebut bahkan harus digunakan secara hemat karena kebutuhan siswa tidak hanya terbatas pada konsumsi atau mandi.
Di lingkungan asrama terdapat sejumlah fasilitas penampungan air, termasuk penampungan di sisi kiri dan kanan asrama. SRT 02 Samarinda juga memiliki penampungan utama berkapasitas sekitar 27.000 liter yang membantu sekolah mempertahankan persediaan air selama pasokan mengalami gangguan.
“Kalau penampungan utama kami tidak sebesar itu, mungkin dari dulu sudah kolaps. Kami masih bisa bertahan karena ada cadangan penampungan, tetapi kebutuhan air setiap hari memang sangat besar,” ujarnya.
Kondisi kekurangan air telah dirasakan sekitar sepekan terakhir dan semakin terasa dalam tiga hari terakhir. Pihak sekolah sebelumnya telah berkoordinasi dengan penyedia layanan air serta mencari bantuan pasokan secara manual untuk menjaga kebutuhan ratusan siswa di asrama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....