PESAN 2026: BI Balikpapan Sulap Penyangga IKN Jadi Pusat Ekonomi Syariah

  • 09 Mei 2026 13:23 WIB
  •  Samarinda

RRI CO.ID,Balikpapan - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Balikpapan terus memperkokoh fondasi ekonomi syariah di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebagai langkah strategis, BI bersiap menyelenggarakan Pekan Ekonomi Syariah Nusantara (PESAN) 2026 guna meningkatkan daya saing UMKM halal, kemandirian pesantren, serta optimalisasi keuangan sosial syariah di Balikpapan, Penajam Paser Utara (PPU), dan Paser.

Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan bahwa PESAN 2026 merupakan manifestasi komitmen berkelanjutan dalam membangun ekosistem ekonomi yang inklusif. Hal ini sejalan dengan misi Asta Cita dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional melalui pemberdayaan sektor syariah.

"Melalui PESAN 2026, kami memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah yang kompetitif, sekaligus mendukung kesiapan kawasan strategis penyangga IKN," ujar Robi kepada RRI melalui sambungan telpon pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Mengusung tema "Sinergi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing", puncak acara akan dipusatkan di Mall Atrium Pentacity Mall Balikpapan pada 27–28 Juni 2026. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026.

Inovasi dan Penguatan Rantai Nilai Halal

Masyarakat dan pelaku usaha akan disuguhi berbagai kegiatan komprehensif, mulai dari pameran (showcase) UMKM halal, gelar wicara tematik, hingga lokakarya penguatan kapasitas. Selain itu, terdapat kompetisi kreatif seperti lomba khutbah ekonomi syariah, kompetisi konten digital, hingga kompetisi kuliner halal dan thayyib.

Tahun ini, BI Balikpapan menghadirkan inovasi melalui inisiatif lelang wakaf produktif. Program ini bertujuan mendorong pemanfaatan dana sosial syariah agar lebih optimal dan berdampak jangka panjang bagi kesejahteraan umat.

Tak sekadar seremonial, PESAN 2026 menjadi ajang pembuktian capaian program BI, meliputi penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM, penandatanganan kerja sama pembiayaan syariah, serta penguatan program kemandirian ekonomi pesantren.

"Bank Indonesia berperan sebagai katalisator dalam penguatan rantai nilai halal (halal value chain). Kami berharap momentum ini dapat dimanfaatkan seluruh pihak untuk menjadikan kawasan penyangga IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah yang kompetitif di level nasional," kata Robi.

Secara keseluruhan, PESAN 2026 berperan sebagai katalisator untuk menjadikan kawasan penyangga IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah yang kompetitif di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....