Kemiskinan Ekstrem Indonesia Turun Jadi 0,78 Persen

  • 29 Apr 2026 11:45 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda — Pemerintah pusat melaporkan kemajuan signifikan dalam pembangunan nasional melalui penurunan angka kemiskinan ekstrem. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan ekstrem nasional tercatat sebesar 0,78 persen pada September 2025, turun dari 1,26 persen pada Maret 2024.

Penurunan ini mencerminkan keberhasilan berbagai program pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial. Sekitar 1,36 juta penduduk dilaporkan berhasil keluar dari kategori miskin ekstrem menuju kondisi yang lebih sejahtera. Capaian ini menjadi indikator penting dalam evaluasi kinerja sektor pemberdayaan masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, menegaskan hasil tersebut merupakan buah dari kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Ia menyebut intervensi terpadu yang dilakukan mampu memberikan dampak langsung kepada kelompok masyarakat paling rentan.

“Strategi ini memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Salah satu program yang dinilai berkontribusi signifikan adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini membantu mengurangi beban pengeluaran pangan rumah tangga, sehingga keluarga dapat mengalokasikan pendapatan untuk kebutuhan produktif lainnya.

Pemerintah berkomitmen menjaga tren positif ini melalui penguatan program perlindungan sosial yang berkelanjutan. Ke depan, fokus tidak hanya pada mencegah masyarakat kembali jatuh ke dalam kemiskinan ekstrem, tetapi juga meningkatkan kemandirian ekonomi mereka.

Langkah tersebut sejalan dengan target jangka panjang pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah Indonesia.

Penurunan angka kemiskinan ekstrem ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan ekonomi yang inklusif. Dengan sinergi yang terus terjaga, pemerintah optimistis upaya pengentasan kemiskinan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat yang menikmati taraf hidup lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....