Wawali Samarinda Soroti Standar Lingkungan Dapur MBG

  • 26 Apr 2026 07:33 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian, khususnya terkait standar pengelolaan lingkungan pada dapur penyedia makanan. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menyoroti pentingnya pengelolaan limbah yang sesuai ketentuan guna menjaga kualitas program.

Saefuddin menjelaskan penutupan beberapa dapur MBG terjadi karena belum memenuhi standar yang ditetapkan. Salah satu faktor utama adalah pengelolaan limbah yang dinilai belum sesuai spesifikasi. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga kualitas layanan.

Menurut Saefuddin, setiap dapur wajib memenuhi standar yang telah ditentukan. Standar tersebut mencakup pengelolaan air limbah hingga sistem pembuangan sampah. Hal ini penting untuk memastikan aspek kesehatan dan lingkungan tetap terjaga.

“Pengelolaan limbah harus sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan,” ujarnya di SDN 007 Samarinda Ulu pada Jumat 24 April 2026.

Saefuddin menambahkan penilaian dilakukan berdasarkan kategori tertentu. Standar tersebut dibagi menjadi beberapa tingkat, mulai dari C hingga A, yang menunjukkan tingkat kelayakan masing-masing dapur.

Saefuddin juga mendorong pengelola dapur untuk terus melakukan perbaikan. Peningkatan kualitas diperlukan agar layanan yang diberikan kepada siswa semakin optimal dan aman.

“Yang belum memenuhi harus diperbaiki agar bisa naik ke standar yang lebih baik,” katanya.

Pemerintah menegaskan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG akan terus dilakukan. Evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh dapur memenuhi standar yang telah ditetapkan, baik dari sisi kualitas makanan maupun pengelolaan lingkungan. (zulf)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....