KIM Kaltim Dorong Pelestarian Budaya lewat Rumah Betang
- 13 Apr 2026 09:07 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Pelantikan Pengurus Kapakat Isen Mulang (KIM) Kalimantan Timur periode 2026–2031 tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga momentum penguatan pelestarian budaya Dayak. Hal ini ditegaskan dalam berbagai sambutan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kaltim, Viktor Yuan, menekankan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Ia menyebut keberagaman sub-suku Dayak harus tetap dirawat sebagai bagian dari kekayaan budaya.
“Menjaga adat istiadat itu penting, karena di situlah identitas kita. Salah satunya dengan menghadirkan rumah betang sebagai ruang belajar budaya,” ujarnya pada Sabtu 11 April 2026. Ia menilai ruang tersebut dapat menjadi pusat aktivitas budaya seperti menari dan karungut.
Menurut Viktor, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya. Tanpa keterlibatan mereka, nilai-nilai adat dikhawatirkan akan tergerus oleh perkembangan zaman.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, juga menegaskan KIM bukan sekadar organisasi biasa. Ia menyebut KIM sebagai penjaga nilai, pengawal marwah, dan benteng terakhir kearifan lokal.
“Kepakat Isen Mulang adalah falsafah luhur yang harus dijaga nilainya dan dikawal marwahnya,” kata Andi Harun. Ia menilai keberadaan organisasi ini penting dalam menjaga keseimbangan antara tradisi dan modernitas.
Ketua KIM terpilih, Firminus Mayon, menyatakan pihaknya akan mendorong berbagai program pelestarian budaya. Ia mengajak seluruh anggota untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga warisan leluhur. Pelantikan ini menjadi titik awal penguatan komitmen bersama dalam menjaga budaya Dayak. Upaya tersebut dinilai penting agar identitas budaya tetap hidup di tengah masyarakat multikultural Kalimantan Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....