M4CR Dorong Desa Sepatin Jadi Kawasan Ekowisata Mangrove Kaltim

  • 02 Agt 2026 07:23 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Kutai Kartanegara - Proyek Mangrove for Coastal Resilience (M4CR) bersama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia melakukan pemulihan ekosistem pesisir di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara. Program tersebut turut mendorong rehabilitasi dan pengelolaan lanskap mangrove secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat setempat.

Sekretaris Desa Sepatin, Suhardi, mengatakan wilayahnya berada di kawasan pesisir Delta Mahakam yang berbatasan langsung dengan Selat Makassar. Kondisi tersebut menjadikan Desa Sepatin memiliki bentang alam pesisir yang luas serta potensi sumber daya alam yang beragam.

Menurut Suhardi, Desa Sepatin memiliki luas sekitar 131 kilometer persegi atau sekitar 58 ribu hektare. Luas wilayah tersebut menjadi salah satu tantangan dalam pelayanan dan pengelolaan potensi desa karena jarak antarwilayah yang cukup jauh.

“Desa Sepatin ini sangat luas. Saat pendataan bersama BPN Provinsi Kalimantan Timur pada 2019, kami membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk menjelajahi wilayah desa,” ujar Suhardi pada Jumat 31 Juli 2026.

Suhardi mengatakan rehabilitasi mangrove yang dilakukan bersama kelompok masyarakat dapat menjadi dasar pengembangan ekowisata pesisir. Pengelolaan kawasan tidak hanya diarahkan untuk menjaga ekosistem, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

"Desa Sepatin memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu tujuan ekowisata mangrove di Kalimantan Timur. Potensi tersebut didukung oleh keberadaan kawasan pesisir, ekosistem mangrove, serta hasil perikanan seperti kepiting, udang, dan ikan," ujarnya.

Melalui rehabilitasi mangrove dan keterlibatan masyarakat, pengelolaan pesisir Desa Sepatin diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara lingkungan dan ekonomi. Kolaborasi pemerintah, kelompok masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mengembangkan potensi wisata sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....