Distribusi MBG di Kaltim Hadapi Tantangan Data dan Akses
- 09 Apr 2026 13:55 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda - Distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kalimantan Timur masih menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya terkait validasi data penerima manfaat. Hal ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan Rakorda Bangga Kencana 2026 yang berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim, Kota Samarinda.
Kepala KPPG Balikpapan Wilayah Kerja Kalimantan, Paska Pakpahan, menyebut saat ini jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 1,1 juta orang. Namun, penyaluran program baru mencapai sekitar 31 persen. “Baru sekitar 347 ribu penerima manfaat yang telah terdistribusi,” ujarnya di Kantor Gubernur Kaltim, pada Rabu 8 April 2026.
Paska menjelaskan proses pendataan terus diperbarui. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran. Pendataan dilakukan berbasis nama dan alamat agar lebih akurat.
Selain itu, terdapat perbedaan data antara jumlah keluarga dan penerima manfaat. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi seluruh pihak terkait. Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk menyelaraskan data.
Tantangan lain juga muncul dari sisi operasional SPPG. Dari total 190 SPPG di Kaltim, baru 158 yang beroperasi. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan tenaga pengawas gizi.
Di beberapa daerah, distribusi juga belum berjalan optimal. Bahkan, masih ada wilayah seperti Mahakam Ulu yang belum menerima distribusi MBG. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah.
Selain itu, percepatan operasional SPPG juga terus didorong, termasuk pemenuhan tenaga pengawas gizi agar seluruh unit dapat berfungsi optimal. Dengan langkah tersebut, distribusi MBG di Kalimantan Timur terus berjalan seiring pembenahan sistem dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....