Perkembangan Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim

  • 16 Feb 2026 15:40 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kalimantan Timur menunjukkan sejumlah perkembangan penting. Hal itu disampaikan Pendamping Koordinator SPPG Regional Kaltim, Sirajul Amin, kepada RRI dalam program Halo Kaltim, dikutip Senin 16 Februari 2026.

Menurutnya, kebijakan dan operasional program terus diperbarui agar lebih efektif menjangkau masyarakat. “Memang dalam perjalanannya SPPG mengalami banyak perubahan kebijakan, terutama untuk pelaksanaan di setiap kecamatan,” ujar Sirajul. Ia menjelaskan SPPG Samarinda Ulu sebagai contoh telah menambah hari operasional dari lima hari seminggu menjadi enam hari, termasuk hari Sabtu.

Selain itu, penerima manfaat program juga diperluas. “Sebelumnya yang menerima manfaat hanya peserta didik, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Sekarang guru juga termasuk sebagai penerima manfaat makanan bergizi gratis,” katanya.

Perubahan kebijakan lainnya terkait keamanan pangan. Dikatakannya, sebelumnya tidak wajib adanya Sertifikat Layak Higienis Sanitasi (SLHS), tetapi sekarang setiap SPPG diwajibkan memiliki SLHS untuk menjamin keamanan pangan.

Ke depan, SPPG berencana menerapkan standar tambahan, termasuk sertifikat halal dan penerapan sistem Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP). “Ini semua akan berjalan secara bertahap untuk meningkatkan kualitas program MBG,” ucap Sirajul.

Selain itu, ia menekankan semua pembaruan ini bertujuan untuk memastikan program berjalan optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas. “Penyesuaian-penyesuaian di lapangan memang diperlukan agar program benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh penerima,” katanya.

SPPG di Kalimantan Timur terus mengembangkan operasional MBG melalui peningkatan hari layanan, perluasan penerima manfaat, serta penjaminan keamanan pangan. Kata Pak Sirajul, “Dengan pembaruan ini, kami berharap program MBG dapat lebih efektif dan merata di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil,” ujar Sirajul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....