Efisiensi Anggaran Jadi Strategi Pemprov Kaltim Jaga Program Prioritas

  • 13 Feb 2026 10:46 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Audiensi antara RRI Samarinda dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), pada Rabu 11 Februari 2026, juga membahas strategi efisiensi anggaran daerah. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan program prioritas tetap berjalan meskipun ada ketidakpastian fiskal.

Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin mengatakan, Gubernur menekankan agar seluruh program strategis tidak boleh terganggu hingga selesai. Untuk itu, efisiensi difokuskan pada pos belanja yang tidak bersifat prioritas.

“Selama ini Pak Gubernur selalu menekankan semua program-program pemerintah itu anggarannya dipastikan tidak boleh diganggu sampai dengan selesai,” ujarnya.

Muhaimin mencontohkan, kegiatan makan minum, seremoni, dan perjalanan dinas menjadi bagian yang disesuaikan. Langkah ini dilakukan agar anggaran dapat dialihkan ke program pembangunan yang lebih mendesak. “Makanya kegiatan makan minum dikurangi, kegiatan-kegiatan seremoni dikurangi, perjalanan dinas disesuaikan. Ke sana kita melakukan efisiensi,” kata Muhaimin.

Menurut Muhaimin, siklus perencanaan di Bappeda memang berputar mengikuti perkembangan pendapatan daerah. Setiap hari, tim harus menghitung ulang prioritas berdasarkan kapasitas fiskal yang tersedia. “Tergantung Bappeda mampu menghasilkan berapa, kita harus memikirkan mau dijadikan apa, dibagi ke mana saja, dan yang prioritas yang mana. Seperti itu setiap hari,” katanya.

Kepala Bappeda Kaltim juga mengingatkan agar publik memahami tidak semua kegiatan yang tertunda berarti kegagalan. Banyak faktor yang memengaruhi realisasi, termasuk perubahan asumsi pendapatan dan kondisi ekonomi makro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....