Memahami Hakikat Doa

  • 01 Feb 2026 07:17 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Rasa kecewa sering kali muncul karena manusia cenderung memaksakan keinginannya agar segera terwujud. Pemahaman yang benar mengenai mekanisme doa sangat diperlukan agar seorang mukmin tidak berputus asa atau terjerumus dalam keraguan iman.

Menurut Ustaz Fatholis dari Dana Peduli Umat (DPU) Kalimantan Timur dalam siaran Mutiara Pagi RRI, manusia harus memahami bahwa Allah memberikan sesuatu berdasarkan kebutuhan, bukan sekadar keinginan hamba-Nya.

"Ada kalanya kita meminta kepada Allah Subhanahu wa taala belum dikabulkan. Ya, mungkin keinginan kita enggak baik. Karena Allah yang paling ngerti tentang diri kita itu," kata Ustaz Fatholis.

Ia juga memberikan teladan melalui kisah para nabi, seperti Nabi Ibrahim AS dan Nabi Zakaria AS, yang tetap istiqamah berdoa meski harus menunggu puluhan tahun hingga usia uzur untuk mendapatkan keturunan. Nabi Ibrahim, yang dijuluki sebagai Abul Anbiya dan namanya selalu disebut dalam salat, menjadi bukti bahwa kekasih Allah pun diuji dengan penantian.

"Sekelasnya Nabi juga butuh waktu, kadang diuji kesabaran kita oleh Allah Subhanahu wa taala," ujarnya.

Menurutnya, ada tiga skenario bagaimana Allah menjawab doa hamba-Nya. Pertama, doa tersebut dikabulkan secara langsung sesuai permintaan. Kedua, jawaban doa ditunda hingga datang momen yang paling tepat sesuai dengan keperluan hamba tersebut. Ketiga, jika tidak dikabulkan di dunia, Allah akan menggantinya dengan ganjaran luar biasa di akhirat.

Fenomena munculnya keraguan hingga paham atheisme di zaman modern menurutnya akibat dari kurangnya ilmu dalam berdoa. Banyak orang beranggapan bahwa Tuhan wajib mengabulkan permintaan seketika, dan jika tidak, mereka menyimpulkan Tuhan itu tidak ada. 

Ustaz Fatholis menegaskan setiap doa kebaikan pasti dikabulkan, kecuali doa yang bertujuan memutus tali silaturahmi atau memohon keburukan bagi orang lain. Ketidaktahuan akan elemen-elemen doa inilah yang sering kali membuat seseorang merasa permintaannya sia-sia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....