BBPJN Kaltim Catat Peningkatan Mobilitas Mudik Lebaran di Jalur Selatan Kaltim

  • 28 Mar 2026 14:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Penajam Paser Utara - Mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026 di wilayah selatan Kalimantan Timur (Kaltim) tercatat meningkat, khususnya di jalur darat yang menghubungkan Kalimantan Selatan dan Kaltim.

Koordinator Lapangan Posko Simpang (Sp) 3 Petung Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Sultan, mengatakan peningkatan tersebut terlihat dari volume lalu lintas yang terus bertambah setiap tahun di kawasan tersebut.

“Setiap tahun kami melihat ada peningkatan volume lalu lintas di posko ini. Semangat mudik di Kalimantan sekarang sudah seperti di Jawa,” kata Sultan, pada Kamis 26 Maret 2026.

Posko Sp3 Petung sendiri berada di Desa Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Posko ini memantau pergerakan kendaraan yang melintas dari Kalimantan Selatan menuju sejumlah wilayah di Kalimantan Timur seperti Balikpapan, Samarinda, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) maupun sebaliknya.

Menurut Sultan, selain dipengaruhi oleh pembangunan IKN, fenomena peningkatan arus kendaraan sebenarnya sudah terlihat sejak beberapa momentum besar sebelumnya.

“Sejak momen Natal dan Tahun Baru kemarin kami sudah memperhatikan ada peningkatan lalu lintas. Apalagi saat haul Guru Sekumpul, sampai sempat terjadi kemacetan di tol,” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan momen haul tersebut, pola mobilitas masyarakat saat Lebaran memiliki karakter yang berbeda. Sultan menjelaskan, pada peringatan haul, arus kendaraan cenderung memadat di satu arah, yakni dari Kaltim menuju Kalsel.

Sebaliknya, pada periode mudik Lebaran, pergerakan kendaraan terjadi di dua arah sekaligus. “Kalau Idulfitri dua arah mobilitasnya. Dari Kalsel ke Kaltim dan dari Kaltim ke Kalsel, jadi lebih ramai,” ucapnya.

Meski begitu, ia menilai kepadatan arus kendaraan pada Lebaran tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode Natal dan Tahun Baru.

Menurutnya, hal tersebut dipengaruhi oleh pembukaan jalan tol yang membuat pergerakan kendaraan saat libur akhir tahun lalu meningkat signifikan.

“Kalau dibandingkan dengan Nataru kemarin, justru lebih ramai saat Natal dan Tahun Baru,” kata Sultan, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....