Siaga Arus Balik Lebaran, BBPJN Kaltim Pantau 24 Jam
- 25 Mar 2026 00:36 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Paser - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus memantau pergerakkan pengendara dalam arus balik lebaran H+4 Tahun 2026 ini.
Sepanjang ruas jalan nasional dari simpang 4 Kecamatan Kuaro hingga Pelabuhan Penajam Paser Utara (PPU), menjadi sorotan untuk melihat adanya jalan yang rusak maupun berlobang, guna memastikan pemudik bisa berkendara dengan aman dan nyaman.
PPK 1.3 Ruas Kuaro Kademan Penajam Kalimantan Timur, BBPJN Kaltim, Eko Santoso menerangkan, selama Idulfitri 1447 Hijriah para petugas menempati di pos-pos yang telah disediakan guna membantu pemantauan arus mudik dan arus balik lebaran, melalui drone yang dikendalikan hingga beberapa kilo meter.
"Kita kan ada posko mudik di KM 17 di Simpang Petung itu yang selalu kita monitor dengan drone dan juga cek langsung ke lokasi-lokasi jalan gitu. Ada petugas kami yang selalu standby di posko mau di KM 17 Simpang Petung," kata Eko Santoso, kepada rri.co.id.
Kemudian dalam memaksimalkan perjalanan bagi para pengendara yang melintas khususnya di jalan nasional, petugas BBPJN Kaltim siap siaga 24 jam penuh dengan terbagi 2 shift yang masing-masingnya diisi 2 orang petugas.
Selain menggunakan drone, untuk membantu dan memudahkan petugas bersiaga selama arus balik ini juga selalu memantau via CCTV yang tersebar di beberapa titik ruas jalan nasional.
"Mungkin ada beberapa petugas yang dipersiapkan juga untuk memantau itu biar semuanya bisa berjalan lancar dan maksimal ini. Kebetulan 24 jam ya kita berjaga untuk petugas posko itu. Siang hari dua orang, malam hari dua orang gitu. Dan juga kita pasang CCTV di lokasi pelabuhan dan di posko itu," ujarnya menjelaskan.
Eko menyebut, sejauh ini penggunaan drone dan pemantauan melalui CCTV cukup membantu petugas yang berjaga agar perjalanan pemudik lebaran tahun ini bisa berjalan lancar tanpa adanya kerusakan jalan yang parah.
"Jadi kita bisa melihat kondisi lalu lintas yang bisa langsung ke akses command center di BBPJN Kaltim," ucap Eko menambahkan.

Lebih lanjut, Eko juga menerangkan selama dalam suasana lebaran dan arus balik ini tidak ada pengerjaan perluasan atau penebalan aspal di ruas jalan nasional, karena tidak ingin menghambat atau membuat lalu lintas menjadi terkendala.
Namun setelah arus balik selesai dan lalu lintas berjalan normal, maka BBPJN Kaltim akan melakukan pengerjaan seperti perawatan aspal di jalan nasional.
"Untuk saat ini pascaarus mudik dan balik ini kita tidak boleh ada pekerjaan konstruksi yang menghambat arus balik dan mudik. Setelah selesai pascaarus balik, baru kami akan melakukan overlay di beberapa titik yang memang harus segera kami lakukan," ujar Eko.
Ia mengatakan nantinya pengerjaan tersebut di area yang kerap terjadinya kepadatan lalu lintas, salah satunya sekitar simpang Kuaro.
"Titik utamanya itu di Pasar Petung, kemudian di depan kantor Bupati PPU dan posisi di dekat Simpang Kuaro. Dekat Simpang Kuaro," katanya.
Eko Santoso berharap di kawasan 1.3 dalam arus balik lebaran tahun ini bisa berjalan lancar sesuai harapan bersama.
Apalagi dalam pemantauan arus balik ini juga bersama tim gabungan dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, BPBD dan instansi lain.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....