Arus Balik H+4 Lebaran di Tol Balikpapan-Samarinda Terpantau Lancar dan Kondusif

  • 25 Mar 2026 10:28 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID,Balikpapan - Arus balik Idul Fitri 1447 H pada H+4 di ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) terpantau berjalan aman dan lancar. Berdasarkan pantauan di Posko Operasional Jasa Marga Manggar, mobilisasi kendaraan dari arah Samarinda menuju Balikpapan maupun sebaliknya mengalir tanpa hambatan berarti.

Petugas Jasa Marga Siaga terlihat bersiaga penuh di berbagai titik strategis. Selain memantau lalu lintas, petugas juga menjadi sumber informasi bagi para pemudik yang melintas. Salah satu pengguna jalan asal Sangatta, Gunawan, mengaku sengaja singgah di posko Manggar untuk menanyakan rute menuju Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kami sekeluarga dari Sangatta ingin memanfaatkan sisa libur Lebaran dengan berkunjung ke IKN. Sejauh ini, perjalanan dari Sangatta hingga masuk ke Tol Balsam sangat lancar dan kondusif," ujar Gunawan.

Tim Medis Jasa Marga, Hidayat, mengonfirmasi bahwa hingga H+4 lebaran, situasi di sepanjang ruas tol Balsam relatif aman. Ia melaporkan tidak ada insiden kecelakaan berat (kode 33) yang terjadi selama masa mudik dan balik.

"Alhamdulillah, hingga saat ini situasi nihil insiden. Namun, kami tetap bersiaga 24 jam untuk mengantisipasi kondisi darurat. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengutamakan kesehatan. Jika merasa lelah atau mengantuk, segera beristirahat di rest area yang telah tersedia," ucap Hidayat.

Guna menjamin kenyamanan pengguna jalan, Jasa Marga menyiagakan empat posko utama yang terletak di:

• Gerbang Tol Manggar

• Rest Area A KM 36 (Arah Samarinda)

• Rest Area B KM 37 (Arah Balikpapan)

• Simpang Pasir (Tol Palaran)

Setiap posko dilengkapi dengan satu unit ambulans dan dua unit mobil derek. Khusus di Rest Area KM 37 dan Simpang Pasir, disiagakan pula satu unit tim rescue guna mengantisipasi kecelakaan dengan fatalitas tinggi.

Meski angka kecelakaan nihil, kendala teknis kendaraan tetap menjadi perhatian. Petugas derek Jasa Marga, Ferdi, menyebutkan bahwa pada H+3 kemarin, pihaknya telah membantu dua kendaraan yang mengalami kebocoran ban di KM 5 dan KM 20.

"Tim derek kami siaga 24 jam. Kemarin ada dua kendala ban bocor yang sudah kami tangani dengan mengevakuasi kendaraan ke gerbang tol terdekat untuk perbaikan," ungkap Ferdi.

Hingga pukul 13.00 WITA, Rabu, 25 Maret 2026, diterima laporan kerusakan berupa mesin kendaraan overheat dan selang radiator pecah di KM 42.

Pengguna jalan diingatkan untuk selalu mengecek kondisi fisik kendaraan, terutama tekanan ban dan kecukupan bahan bakar, sebelum memasuki jalan tol demi keselamatan bersama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....