Jajanan UMKM Ramai Diserbu Pemudik di Rest Area Tol IKN 5B Selama Mudik Lebaran

  • 28 Mar 2026 12:50 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Nusantara - Lapak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Posko Jalan Bebas Hambatan (JBH) Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Segmen 5B ramai diserbu pemudik selama periode Lebaran 2026.

Salah satu pedagang UMKM di rest area posko tersebut, Sri, mengatakan lonjakan pembeli mulai terasa sejak hari pertama Lebaran hingga beberapa hari setelahnya.

“Yang paling ramai itu pas hari-H Lebaran sampai hari ini. Alhamdulillah ramai,” kata Sri, dikutip pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Sri membuka lapak makanan ringan dan minuman sejak 13 Maret hingga 29 Maret 2026 di area posko tersebut. Pembeli yang datang tidak hanya berasal dari sekitar Samarinda, tetapi juga dari berbagai daerah lain.

Menurutnya, banyak pengunjung datang dari Samarinda dan Balikpapan yang sedang dalam perjalanan menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain itu, ada pula pengunjung dari Kalimantan Selatan yang singgah untuk beristirahat.

Beragam makanan ringan dijual di lapaknya, mulai dari mi instan, minuman dingin, hingga aneka camilan.

Mi instan dan minuman menjadi barang yang paling sering dibeli oleh para pemudik yang singgah di posko tersebut.

"Biasanya yang paling laris mi instan, minuman dingin, sama snack-snack,” kata Sri.

Untuk harga, Sri mengaku hanya menaikkan sedikit dari harga normal. Sebagai contoh, minuman kemasan yang biasanya dijual Rp5 ribu dinaikkan menjadi Rp7 ribu. Sementara, mi instan dijual lebih tinggi sekitar Rp5 ribu dari harga biasa.

Sri membuka lapaknya sejak pukul 04.30 WITA hingga sekitar pukul 18.00 WITA setiap hari. Ia bahkan harus berangkat dini hari untuk membawa barang dagangan ke lokasi menggunakan sepeda motor.

“Kami ke sini dari rumah di Kampung Pantai Lango jam 04.30 subuh sudah buka, nanti pulang sekitar jam 18.00 WITA,” ujarnya.

Meski harus bekerja sendiri dan mengangkut barang dengan motor, Sri mengaku tetap bersyukur karena penjualan cukup membantu perekonomian keluarganya. Pada hari ketiga Lebaran, ia bahkan sempat meraih omzet hingga Rp1,5 juta dalam sehari.

“Lebaran ketiga Alhamdulillah bisa dapat sekitar Rp1,5 juta,” kata Sri.

Ia berharap, pada momen mudik berikutnya para pedagang UMKM kembali diberi kesempatan untuk membuka lapak di posko Tol IKN.

petugas safety patrol di ruas Tol IKN Segmen 5B, Herwin Ramadan. (Foto: RRI Samarinda/Chella)

Sementara itu, petugas safety patrol di ruas Tol IKN Segmen 5B, Herwin Ramadan, mengatakan banyak pemudik yang memanfaatkan Posko JBH 5B untuk beristirahat.

Sebagian pengunjung juga memanfaatkan keberadaan lapak UMKM untuk membeli makanan dan minuman sebelum melanjutkan perjalanan. “Banyak yang singgah untuk istirahat atau ibadah. Ada juga yang beli makan atau minum di UMKM sekitar,” kata Herwin.

Menurutnya, keberadaan lapak UMKM tersebut tidak hanya membantu pemudik, tetapi juga memudahkan petugas yang berjaga di area tol. Pasalnya, jika ingin mencari makanan di luar ruas tol, petugas harus keluar melalui gerbang tol dengan jarak yang cukup jauh.

“Kalau keluar tol untuk cari makan itu cukup jauh, sekitar 15 menit baru sampai,” ujarnya, mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....