Arus Mudik Samarinda Meningkat, Jembatan Achmad Amins Lancar Terkendali
- 19 Mar 2026 10:51 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Samarinda – Arus mudik Lebaran 2026 di Kota Samarinda mulai menunjukkan peningkatan, khususnya di kawasan Jembatan Achmad Amins, Kamis 19 Maret 2026. Meski volume kendaraan bertambah, kondisi lalu lintas terpantau padat namun tetap lancar dan terkendali.
Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Sambutan dan Palaran ini menjadi salah satu jalur vital pergerakan pemudik, terutama menuju arah Balikpapan. Momentum arus mudik tahun ini juga semakin terasa, seiring pelaksanaan sidang isbat penentuan awal Ramadan yang digelar pada sore hari.
Panit 2 Lantas Polsek Palaran Polresta Samarinda, Aipda Puguh Purwahariyanto, mengatakan kondisi lalu lintas di kawasan tersebut masih dalam batas normal meski terjadi peningkatan aktivitas kendaraan. “Untuk arus lalu lintas menjelang Lebaran ini cukup padat, ramai, namun masih lancar. Kami juga mengantisipasi bersama instansi terkait, dan sejauh ini kondisi masih normal dan terkendali,” ujarnya, kepada rri.co.id.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara terpadu melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga tenaga kesehatan. Petugas disiagakan di posko untuk memastikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang melintas.
Selain itu, patroli dilakukan secara mobile untuk merespons cepat jika terjadi gangguan di jalan, termasuk kendaraan mogok atau potensi kemacetan. Di lokasi posko juga telah disiapkan mobil derek oleh Jasa Marga serta ambulans dari PMI guna menunjang keselamatan pemudik.
“Apabila menemukan kendaraan yang mengalami kendala, kami langsung lakukan evakuasi. Kami juga menyesuaikan pola patroli berdasarkan situasi di lapangan,” ucapnya.
Hingga H-7 menjelang Lebaran, pihak kepolisian memastikan tidak ada kejadian menonjol maupun kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut. Kondisi ini menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas masih cukup baik.
Namun demikian, terdapat sejumlah catatan yang menjadi perhatian, di antaranya lampu lalu lintas yang tidak berfungsi serta minimnya penerangan jalan di beberapa titik jembatan, terutama saat malam hari. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko bagi pengguna jalan jika tidak segera ditangani.
Di sisi lain, fenomena menarik juga terlihat dari pilihan jalur pemudik. Sebagian masyarakat masih lebih memilih melintasi jalur Simpang Pasir dibandingkan jalan tol menuju Balikpapan, dengan pertimbangan biaya yang lebih ekonomis.
Aipda Puguh mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. “Tetap hati-hati saat berkendara, patuhi rambu lalu lintas, dan pastikan kendaraan dalam kondisi aman. Tidak perlu ngebut, karena keluarga menanti di rumah,” katanya.
Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, sinergi antarinstansi serta kesadaran pengguna jalan menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran arus mudik tahun ini. Diharapkan, perjalanan para pemudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan selamat hingga ke tujuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....