Mudik ke Pedalaman Kaltim, 23 Kapal Disiapkan di Dermaga Mahakam Ulu Samarinda

  • 10 Mar 2026 14:10 WIB
  •  Samarinda

RRI.CO.ID, Samarinda - Dermaga Mahakam Ulu Samarinda yang berada di Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda menyiapkan 23 armada kapal untuk menghadapi peningkatan arus penumpang dan pengiriman logistik menjelang Idulfitri 2026. Kapal-kapal tersebut melayani perjalanan menuju wilayah hulu Sungai Mahakam, seperti Kabupaten Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Kepala Dermaga Mahakam Ulu Samarinda, Fadlin, menyampaikan aktivitas di kawasan dermaga mulai menunjukkan peningkatan meski Lebaran masih sekitar dua pekan lagi. Pergerakan tidak hanya terjadi pada penumpang, tetapi juga pengiriman barang ke wilayah pedalaman.

“Pergerakan penumpang dan barang sudah mulai meningkat. Biasanya puncak arus mudik terjadi sekitar tujuh hari sebelum Lebaran,” kata Fadlin pada Minggu, 8 Maret 2026.

Ia mengungkapkan, saat ini aktivitas di dermaga didominasi oleh pengiriman barang dagangan ke daerah pedalaman. Para pedagang mulai menambah stok lebih awal untuk mengantisipasi lonjakan permintaan barang di masyatakat menjelang hari raya.

Fadlin menambahkan, sejak empat hari terakhir, sebanyak 506 penumpang telah diberangkatkan. Selain penumpang, puluhan kapal tersebut juga mengangkut sekitar 167 ton logistik yang sebagian besar berupa bahan kebutuhan pokok.

“Kurang lebih aetiap hari dua kapal berangkat membawa penumpang dan logistik untuk wilayah hulu,” kata dia.

Seperti kapal KM Akbar Amanda 01 dengan tujuan Melak di Kabupaten Kutai Barat dan Long Bagun di Kabupaten Mahakam Ulu. Kapal tersebut mengangkut sekitar 100 penumpang serta sekitar 80 ton barang logistik.

Fadlin memastikan seluruh kapal tetap beroperasi sesuai standar keselamatan pelayaran. Jumlah penumpang dan barang yang diangkut juga disesuaikan dengan kapasitas masing-masing kapal.

“Kami memastikan jumlah penumpang dan barang yang diangkut masih dalam batas aman sesuai kapasitas kapal,” ucapnya.

Sementara itu, sejumlah penumpang kapal mengaku sengaja memilih transportasi sungai dibandingkan jalur lainnya. Salah satunya adalah Anas, seorang penumpang tujuan Melak.

Menurutnya, mudik dengan kapal lebih nyaman dibandingkan jalur darat, karena kondisi jalan di daerahnya yang belum begitu baik.

“Naik kapal ini perjalanan jadi lebih nyaman, enggak begitu capek,” ucapnya.

Senada dengan Anas, seorang penumpang tujuan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Suyadi juga mengaku lebih suka mudik lebaran lewat jalur sungai. Lamanya perjalanan, ujarnya, bisa dimanfaatkan untuk beristirahat.

“Kalau kapal kita bisa tidur lebih nyaman sambil meluruskan kaki selama perjalanan,” kata Suyadi, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....