Operasi Ketupat Mahakam 2026 Berakhir Kondusif, Lakalantas di Kaltim Naik
- 27 Mar 2026 17:42 WIB
- Samarinda
RRI.CO.ID, Balikpapan - Pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di wilayah Kalimantan Timur resmi berakhir dengan catatan khusus. Meski situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum dinilai kondusif, namun tercatat kenaikan angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas).
Selama periode operasi yang berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026, tercatat sebanyak 229 gangguan kamtibmas. Angka ini didominasi oleh kejahatan konvensional sebanyak 179 kasus dan kejahatan transnasional sebanyak 24 kasus. Polresta Balikpapan menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan tertinggi yang mencatatkan 70 kejadian, disusul Polresta Samarinda dengan 51 kasus.
Direktur Lalu Lintas Polda Kaltim, Kombes Pol. Ahmad Yanuari Insan, mengungkapkan bahwa dinamika mudik tahun ini sangat dipengaruhi oleh berfungsinya Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) secara penuh. Pembukaan gerbang tol di Manggar dan Seksi 3B memicu peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
"Tahun ini berbeda karena akses tol IKN sudah maksimal. Selain berwisata, banyak masyarakat yang mengejar momen bersejarah melaksanakan salat Idulfitri pertama di Masjid Besar IKN," ujar Kombes Pol. Insan. Tercatat, sebanyak 53.008 kendaraan melintasi jalur tol menuju IKN selama periode 13-23 Maret 2026.
Di balik kelancaran arus mudik, Ditlantas Polda Kaltim mencatat tren kenaikan angka kecelakaan yang terjadi 30 kejadian lakalantas, meningkat 58 persen dibandingkan tahun 2025. Dengan jumlah korban jiwa mencapai 10 orang, sementara luka berat melonjak 80 persen menjadi 27 orang.
Merespons hal tersebut, kepolisian telah memperketat penegakan hukum. Jumlah penindakan melalui tilang naik drastis sebesar 116 persen atau sebanyak 854 tindakan guna mendisiplinkan pengendara.
Guna menekan risiko di jalan, Polda Kaltim menyiagakan 88 posko yang tersebar di titik strategis, mulai dari jalan tol, pelabuhan, hingga bandara. Tak sekadar menjaga keamanan, posko-posko ini juga berfungsi sebagai pusat bantuan kemanusiaan.
"Kami menyediakan fasilitas beristirahat, tenda penampungan di pelabuhan yang padat, hingga layanan minuman gratis. Semua ini dilakukan agar masyarakat bisa mudik dengan nyaman dan aman," ucap Insan.
Menutup keterangannya, Kombes Pol. Insan mengimbau masyarakat untuk terus mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas, mengingat mobilitas ke arah IKN diprediksi akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....