Bupati Natuna Bertemu Wamendagri Bahas Pembukaan Akses Natuna Sister City

  • 14 Agt 2026 08:51 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID. Natuna- Pemerintah Kabupaten Natuna terus mendorong upaya membuka dan memperluas akses daerah, baik melalui konektivitas nasional maupun hubungan internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemkab Natuna dalam mempercepat pembangunan sekaligus mengoptimalkan posisi strategis Natuna sebagai wilayah perbatasan negara.

Upaya itu dilakukan Bupati Natuna Cen Sui Lan melalui koordinasi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Natuna menyampaikan sejumlah langkah yang diharapkan dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan dan keterbukaan akses Kabupaten Natuna.

Cen Sui Lan menyampaikan, Natuna memiliki posisi strategis sebagai kawasan perbatasan negara. Namun, kondisi geografis masih menjadi salah satu tantangan dalam menghubungkan Natuna dengan pusat-pusat pertumbuhan. Tantangan konektivitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan antardaerah di dalam negeri, tetapi juga dengan peluang membangun hubungan dan jejaring internasional.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Natuna mendorong dukungan pemerintah pusat untuk membantu membuka serta memperluas akses Natuna secara nasional maupun internasional. Keterhubungan yang semakin baik diharapkan dapat mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, memperluas peluang kerja sama, serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang didorong adalah pengembangan kerja sama sister city antara Kabupaten Natuna dengan Provinsi Hainan, Republik Rakyat Tiongkok. Kerja sama tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi Natuna dalam membangun jejaring dan hubungan dengan daerah maupun kota mitra di luar negeri.

Menurut Bupati, kerja sama sister city tidak hanya diarahkan pada hubungan antarpemerintah daerah, tetapi juga dapat membuka peluang di berbagai sektor, seperti perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, teknologi, serta kelautan dan perikanan.

"Natuna memiliki posisi strategis sebagai kawasan perbatasan negara, namun masih menghadapi tantangan konektivitas dan akses. Karena itu, kita membutuhkan dukungan pemerintah pusat untuk membuka dan memperluas akses Natuna, baik secara nasional maupun internasional.” Ujar Cen Sui Lan

Dengan terbukanya jejaring kerja sama internasional, potensi dan produk unggulan Natuna diharapkan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas. Peluang investasi dan pengembangan sektor pariwisata juga diharapkan semakin terbuka.

Bupati Natuna menegaskan, keterbukaan akses merupakan bagian penting dalam mendorong transformasi kawasan perbatasan, dari pendekatan keamanan menuju prosperity approach atau pendekatan kesejahteraan.

“Kita juga mendorong kerja sama sister city dengan Provinsi Hainan. Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menjadi hubungan antarpemerintah, tetapi dapat membuka peluang perdagangan, investasi, pariwisata, pendidikan, teknologi, serta kelautan dan perikanan bagi Natuna.” Ucap Bupati Natuna

Melalui dukungan pemerintah pusat serta penguatan kerja sama nasional dan internasional, Natuna diharapkan semakin terbuka, terkoneksi dan produktif. Kondisi tersebut sekaligus diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat serta memperkuat kehadiran dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kawasan perbatasan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....