Puasa Pertama di Rantau, Rindu dan Kesabaran
- 21 Feb 2026 17:56 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Umat muslim diseluruh dunia mestinya bergembira menyambut Ramadhan, akan tetapi ada sebagian orang juga bersedih karena anggota keluarga yang sudah tidak lagi lengkap, atau berada jauh dari keluarga.
Hal tersebut dirasakan Huda, salah satu anak Natuna yang sedang merantau demi menuntut ilmu.
Menurut Huda yang kebetulan tahun ini merupakan tahun perdana jauh dari keluarga, ada rasa bangga karena akhirnya bisa mandiri, juga ada sedih karena rasa rindu.
“Puasa pertama di rantau, ada rasa bangga karena mulai belajar mandiri, tapi ada juga sepi yang terasa saat waktu berbuka tiba. Tak ada suara keluarga di rumah, tak ada kebersamaan seperti di kampung halaman” ungkap Huda.
| Baca juga: Tips Hindari Perut Begah Saat Berbuka |
Dalam hal tersebut Huda hanya bisa bersabar, berdoa dan memendam kerinduan sampai waktu libur tiba untuk pulang ke kampung halaman.
“Yang tersisa hanya kesabaran, doa, dan rindu yang dipendam” tambah nya.
Bagi Huda, beberapa hal yang dirindukan dari kampung halaman saat Ramdhan adalah, momen buka puasa bersama keluarga, masakan rumah yang sederhana, dan suanasa sore menjelang magrib yang bikin tenang.
“Puasa di rantau mengajarkan satu hal, rindu itu wajar,
dan bertahan adalah bentuk kedewasaan” pungkas nya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....