Gastronomi Indonesia Terus Dikembangkan sebagai Daya Tarik Wisata
- 10 Agt 2026 10:21 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kuliner Indonesia terus menjadi bagian penting dalam pengembangan sektor pariwisata nasional. Kekayaan bahan pangan, tradisi memasak, serta keragaman makanan daerah menjadi unsur yang dapat dikembangkan sebagai pengalaman wisata.
Dilansir dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengenai pengembangan gastronomi dan pariwisata Indonesia, pengembangan gastronomi tidak hanya berkaitan dengan makanan yang disajikan kepada wisatawan. Rangkaian ekosistemnya mencakup bahan baku, petani, nelayan, pelaku usaha makanan, restoran, pelaku ekonomi kreatif, hingga tradisi budaya yang menyertai makanan.
Kementerian Pariwisata terus mendorong penguatan gastronomi sebagai bagian dari pengembangan pariwisata Indonesia. Program dan kegiatan terkait gastronomi diarahkan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.
Indonesia juga memiliki beragam makanan daerah yang memiliki karakter berbeda. Setiap wilayah memiliki bahan pangan, teknik pengolahan, serta tradisi kuliner yang berkembang sesuai dengan kondisi geografis dan budaya masyarakat setempat.
Pengembangan wisata gastronomi turut membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha. Restoran, usaha makanan lokal, produsen bahan pangan, hingga usaha kecil dapat terhubung dalam rantai nilai pariwisata.
Pada tingkat internasional, sejumlah restoran Indonesia juga telah memperoleh perhatian dalam daftar kuliner kawasan Asia. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan kuliner Indonesia dalam pasar gastronomi internasional.
Kementerian Pariwisata juga mendorong kolaborasi gastronomi dengan berbagai pihak, termasuk melalui kerja sama internasional. Pengembangan jaringan gastronomi menjadi salah satu cara untuk menghubungkan kuliner dengan sektor pertanian, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Penguatan gastronomi dapat menjadi bagian dari strategi diversifikasi produk wisata. Wisatawan tidak hanya memperoleh pengalaman mengunjungi destinasi, tetapi juga mengenal sejarah, budaya, bahan pangan, dan tradisi masyarakat melalui makanan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....