Makan Malam tanpa Takut Timbangan Naik, Ini Tipsnya

  • 05 Okt 2026 05:19 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Makan malam sering dianggap sebagai salah satu penyebab kenaikan berat badan, terutama bagi orang yang sedang menjalani diet. Padahal, secara umum, kenaikan berat badan lebih berkaitan dengan keseimbangan antara total kalori yang masuk ke tubuh dan energi yang dibakar, bukan semata-mata karena waktu makan.

Lantas, mengapa makan malam kerap dikaitkan dengan kenaikan berat badan? Melansir dari @siloammataram, salah satu alasannya adalah pilihan makanan yang cenderung lebih tinggi kalori, seperti makanan manis, gorengan, atau makanan berlemak yang sering dikonsumsi pada malam hari.

Selain pilihan menu, porsi makan juga perlu diperhatikan. Setelah beraktivitas sepanjang hari, rasa lapar yang meningkat dapat membuat seseorang makan dalam jumlah lebih banyak atau bahkan sulit mengontrol porsi.

Aktivitas fisik yang lebih sedikit pada malam hari juga membuat pengeluaran energi menjadi lebih rendah. Kondisi ini dapat semakin menjadi masalah apabila setelah makan seseorang langsung tidur tanpa memberikan waktu bagi tubuh untuk beraktivitas dan mencerna makanan.

Meski demikian, makan malam saat sedang diet bukan berarti harus dihindari. Makan malam tetap dapat dilakukan dengan memilih makanan bergizi seimbang, mengatur porsi, serta menyesuaikannya dengan kebutuhan energi tubuh.

Untuk menu makan malam, utamakan sumber protein dan makanan tinggi serat, seperti sayuran, serta batasi makanan yang tinggi gula dan minyak. Selain itu, usahakan memberikan jeda sekitar dua hingga tiga jam antara waktu makan malam dan waktu tidur.

Jadi, bukan makan malam yang harus ditakuti ketika sedang menjaga berat badan. Yang lebih penting adalah memperhatikan jumlah porsi, pilihan makanan, dan pola makan secara keseluruhan, sehingga kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa berlebihan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....