5 Hal yang Penting Diketahui bagi Pasien Gagal Jantung

  • 24 Jul 2026 16:52 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Nama gagal jantung memang terdengar sangat menakutkan, banyak pasien langsung membayangkan jantung itu berhenti total. Padahal maksud dari gagal jantung tersebut adalah kemampuan jantung memompa atau mengisi darah sedang terganggu, bukan berarti jantungnya sudah menyerah. Berikut penjelasan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP akun Yutube @DrErtaSpJP :

Ada lima hal yang perlu diketahui pasien gagal jantung dan keluarganya :

  1. Timbang berat badan secara teratur dengan timbangan yang sama, idealnya pada waktu yang serupa. Kenaikan cepat itu dapat menandakan penumpukan cairan, terutama bila disertai kaki yang bengkak atau nafas makin pendek saat beraktivitas atau sesak nafas yang timbul saat tiduran, ini bukan soal mendadak gemuk semalam namun cairan itu bisa ikut menumpang, jadi catat polanya.

  2. Tekanan darah atau denyut jantung yang lebih rendah setelah minum obat itu tidak selalu berarti obatnya itu terlalu kuat. Beberapa obat memang didesain untuk mengurangi beban jantung dan memperbaiki keluaran jangka panjang. Tapi bila ada keluhan seperti misalnya pusing berat, hampir pingsan, sangat lemas atau tekanan darahnya terus-terusan terlalu rendah di bawah 90 mmhg dan disertai gejala maka hubungi dokternya, jangan mengatur dosis sendiri.

  3. Hati-hati dengan obat nyeri tertentu seperti obat flu, jamu, maupun suplemen, karena sebagian dapat menahan cairan, mempengaruhi ginjal, dan menaikkan tekanan darah atau malah berinteraksi dengan obat jantungnya. Label yang alami tidak berarti otomatis baik pada jantung.

  4. Aturan garam dan cairan itu berbeda tiap orang, mengurangi makanan yang sangat asin umumnya bisa membantu, tapi tidak semua pasien harus membatasi cairan dengan jumlah yang sama. Kalau misalnya pasiennya itu sudah punya gagal jantung yang berat, yang kondisinya itu mudah kambuh, maka memang cairan itu perlu disesuaikan, tapi kalau misalnya gejala pasien terkontrol dengan obat-obatan, maka cairan itu tidak selalu harus dibatasi. Kalau sampai terlalu sedikit minum air maka dapat menyebabkan dehidrasi atau malah gangguan ginjal. Jadi ikuti target yang direkomendasikan oleh dokternya.

  5. Kenali tanda perburukan seperti sesak saat istirahat, harus tidur makin tegak, terbangun karena sesak, bengkak cepat bertambah, berat badan naik mendadak, kebingungan atau muncul keluhan seperti nyeri dada. Jangan menunggu jadwal kontrol bulan depan bila tubuh itu berubah hari ini. Olahraga yang ringan dan rehabilitasi jantung dapat bermanfaat bila kondisinya sudah stabil dan programnya disesuaikan secara bertahap.

Gagal jantung itu bukan perintah untuk terus berbaring, otot yang tidak dipakai akan kehilangan kekuatan dan bisa mengakibatkan terganggunya kualitas hidup. Akan sangat baik kalau Anda simpan catatan berat badan, tekanan darah, denyut jantung, gejala, dan obat-obatan yang Anda konsumsi rutin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....