Kerja Sama Indonesia dan China di Sektor Jantung
- 16 Sep 2026 11:42 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Kesenjangan fasilitas penanganan penyakit jantung di berbagai wilayah Indonesia menjadi tantangan besar bagi Kementerian Kesehatan saat ini. Penyakit jantung tetap menjadi pembunuh nomor satu yang membutuhkan penanganan sangat cepat dalam hitungan jam.
Dilansir dari kemkes.go.id, untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli, Indonesia sudah menjalin kerja sama strategis dengan pemerintah China dalam bidang pendidikan medis. Para dokter spesialis jantung Indonesia dikirim ke sana untuk mendalami teknik intervensi jantung terbaru secara intensif.
| Baca juga: 8 Tanda Check Up tidak Boleh Ditunda |
China dipilih sebagai mitra karena negara tersebut memiliki volume pasien jantung yang sangat besar dengan teknologi medis yang maju. Pengalaman menghadapi banyak kasus dalam waktu singkat memungkinkan dokter Indonesia mengasah kemahiran mereka dengan lebih efektif.
Program pengiriman dokter ini sejalan dengan target ambisius pemerintah untuk membangun pusat layanan jantung di setiap kabupaten. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap warga negara memiliki akses ke layanan pemasangan ring jantung tanpa harus terbang ke kota besar.
dr. Saga Sabara seorang dokter spesialis jantung dalam podcast wawancanda menjelaskan bahwa serangan jantung memiliki golden time atau waktu emas selama 12 jam untuk mendapatkan tindakan medis. Jika fasilitas kesehatan terlalu jauh dari tempat tinggal pasien, maka risiko kerusakan otot jantung permanen akan semakin tinggi.
Pembangunan laboratorium kateterisasi (Catlab) di daerah-daerah terpencil membutuhkan tenaga medis yang siap pakai dan terampil. Oleh karena itu, percepatan pendidikan melalui kerja sama internasional dianggap sebagai solusi paling masuk akal saat ini.
Dengan kembalinya para dokter yang telah menempuh pendidikan di luar negeri, diharapkan angka kematian akibat serangan jantung di daerah bisa ditekan. Kedaulatan kesehatan nasional hanya bisa dicapai jika distribusi tenaga ahli dan fasilitas medis sudah merata ke seluruh pelosok negeri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....