Gejala Mata Minus pada Anak dan Faktor Pemicunya
- 14 Sep 2026 11:33 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Mata adalah jendela dunia. Namun ketika punya mata minus, Anda tentu tidak bisa melihat dunia dengan jelas. Dalam dunia medis, mata minus disebut dengan rabun jauh atau miopi Tidak dapat melihat objek yang jauh dengan jelas merupakan gejala rabun jauh. Tanda-tanda mata minus bisa mulai muncul dari usia anak-anak. Selain kesulitan melihat dari jarak jauh, terdapat juga ciri-ciri mata minus lainnya.
Oleh karena itu, mengenali tanda-tandanya sejak dini sangat penting agar kamu bisa segera melakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Selain itu, memahami faktor penyebabnya juga dapat membantu menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang. Melansir dari Halodoc.com berikut tanda tanda mata minus pada anak-anak :
Tanda Tanda Mata Minus pada Anak-anak
Berbeda dengan orang dewasa yang bisa mengeluhkan pandangan kabur, anak-anak sering kali tidak menyadari bahwa penglihatan mereka bermasalah karena mereka menganggap cara mereka melihat dunia adalah hal yang normal. Orang tua dan guru harus lebih peka terhadap perubahan perilaku anak. Berikut adalah gejalanya pada anak-anak:
1. Menonton TV atau Membaca Buku Terlalu Dekat
Jika kamu memperhatikan anak selalu duduk sangat dekat dengan layar televisi, atau memegang buku, tablet, maupun ponsel persis di depan wajahnya, ini adalah indikasi kuat bahwa mereka mencoba mengkompensasi ketidakmampuan melihat objek dari jarak normal.
2. Sering Mengucek Mata dan Berkedip Berlebihan
Anak yang matanya lelah karena berusaha memfokuskan pandangan cenderung sering mengucek mata. Selain itu, mereka mungkin lebih sering berkedip dari biasanya sebagai respons terhadap ketegangan otot mata atau rasa tidak nyaman pada permukaan mata.
3. Kesulitan di Sekolah
| Baca juga: Kenali Penyebab Gagal Ginjal sejak Dini |
Anak dengan mata minus yang tidak terdiagnosis sering kali mengalami penurunan prestasi akademis. Mereka mungkin tidak menyalin catatan dari papan tulis dengan benar, kehilangan minat pada kegiatan membaca, atau mengeluh sakit kepala sepulang sekolah. Guru sering kali menjadi orang pertama yang menyadari bahwa anak sering memicingkan mata saat menatap ke depan kelas.
4. Kurang Tertarik pada Olahraga Luar Ruangan
Miopia dapat memengaruhi koordinasi mata dan tangan pada jarak jauh. Akibatnya, anak mungkin menghindari olahraga seperti sepak bola, basket, atau bulu tangkis karena mereka kesulitan menangkap arah bola dengan jelas, dan lebih memilih aktivitas yang melihat jarak dekat.
Faktor Pemicu Mata Minus
- Faktor Genetik: Risiko miopia meningkat tajam jika salah satu atau kedua orang tua memiliki mata minus.
- Kebiasaan Menatap Layar: Terlalu lama melihat layar (screen time) tanpa jeda dapat merangsang pemanjangan bola mata.
- Kurang Aktivitas Luar Ruangan: Paparan sinar matahari alami merangsang produksi dopamin di retina yang membantu mencegah pemanjangan bola mata.
- Aturan 20-20-20: Untuk mencegah mata lelah, istirahatkan mata setiap 20 menit dengan melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama minimal 20 detik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....