Perempuan Lebih Rentan Autoimun, Kenali Gejala dan Pemicunya

  • 02 Sep 2026 20:38 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Ranai - Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengenali sel sehat sebagai ancaman. Kondisi tersebut membuat tubuh membentuk autoantibodi yang menyerang jaringan sendiri sehingga dapat memicu peradangan dan kerusakan organ.

Melansir dari @prodia_ohi, data penelitian menunjukkan sekitar 80 persen penderita penyakit autoimun adalah perempuan. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kombinasi faktor genetik, hormon seperti estrogen dan progesteron, serta faktor yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, jumlah penderita penyakit autoimun diperkirakan mencapai sekitar 3 hingga 5 persen dari populasi. Gejalanya pun sering kali tidak disadari karena dapat menyerupai keluhan kesehatan lain.

Beberapa gejala yang perlu diperhatikan antara lain mudah lelah meski sudah cukup beristirahat, nyeri sendi atau otot, ruam maupun perubahan warna kulit, serta demam ringan yang berulang. Gangguan pencernaan seperti diare atau nyeri perut dan penurunan berat badan tanpa penyebab yang jelas juga dapat menjadi tanda yang perlu diperiksa.

Autoimun sendiri dapat muncul akibat kombinasi faktor genetik dan lingkungan. Seseorang yang memiliki gen yang meningkatkan risiko autoimun belum tentu mengalami penyakit tersebut, tetapi faktor lingkungan tertentu dapat memengaruhi aktivitas gen melalui mekanisme epigenetik.

Stres berkepanjangan juga perlu diperhatikan, terutama pada orang yang memiliki predisposisi autoimun. Pada penderita lupus, misalnya, tekanan mental dapat menjadi salah satu faktor yang memicu kekambuhan, bersama faktor lain seperti paparan sinar ultraviolet.

Untuk membantu menjaga kesehatan, stres sebaiknya dikelola dengan cara yang sehat dan tidak dipendam terus-menerus. Menerapkan pola makan sehat, mencukupi kebutuhan tidur, menghindari kebiasaan merokok, mencatat faktor yang memicu gejala, serta berkonsultasi dengan dokter jika keluhan muncul berulang dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kondisi tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....