Lambung Perih Jangan Cuma Dibungkam

  • 13 Sep 2026 07:02 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Rasa perih, nyeri, atau panas di bagian atas perut sering dianggap sebagai masalah sepele. Padahal, keluhan tersebut bisa menjadi tanda adanya gangguan pada lambung yang perlu diperhatikan, terutama jika terjadi berulang atau disertai gejala lain.

Keluhan lambung dapat muncul karena berbagai faktor, mulai dari pola makan yang tidak teratur, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas dan berlemak, kafein, hingga kebiasaan makan terlalu dekat dengan waktu tidur. Stres dan penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat memperburuk keluhan pada sebagian orang.

Saat lambung terasa perih, sebagian orang memilih mengonsumsi obat untuk meredakan gejala tanpa mencari tahu penyebabnya. Obat memang dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman, tetapi jika keluhan terus berulang, hanya membungkam gejala tanpa menangani penyebabnya bukanlah solusi jangka panjang.

Salah satu kondisi yang dapat menimbulkan rasa perih adalah gastritis atau peradangan pada lapisan lambung. Selain itu, keluhan serupa juga dapat berkaitan dengan penyakit asam lambung atau gangguan lain pada saluran pencernaan sehingga diperlukan perhatian terhadap pola dan gejala yang muncul.

Untuk membantu menjaga kesehatan lambung, biasakan makan secara teratur dan pilih makanan dengan gizi seimbang. Batasi makanan atau minuman yang diketahui memicu keluhan, hindari makan dalam porsi terlalu banyak, serta berikan jeda sebelum berbaring setelah makan.

Banyak orang mengalami lambung perih setelah makan pedas, minum kopi, telat makan, atau makan yang terlalu banyak. Awalnya hanya perih sedikit, lalu begah, panas, dan rasanya seperti ada yang mengganjal, aktivitas akhirnya jadi tidak nyaman, biasanya yang pertama dicari adalah obat penurun asam lambung, memang obat penurun asam lambung bisa membantu menenangkan keluhan, tapi ada satu pertanyaan penting yang sering dilupakan.

Seperti dikatakan dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah dari klinik Kiera dr Erta, Sp. JP pada akun Yutube @DrErtaSpJP.

“Kalau misalnya ada keluhan yang seringkali berulang pendekatannya itu jangan hanya yang penting perihnya hilang. Kita juga perlu bantu lambung supaya lebih nyaman, lebih terawat, dengan kurangi pencetusnya, jangan sering telat makan, jangan minum kopi saat perutnya kosong, batasi makanan pedas, asam, gorengan berlebihan, dan jangan langsung rebahan setelah makan”.

Jika rasa perih pada lambung berlangsung terus-menerus, semakin berat, sering kambuh, atau mengganggu aktivitas, sebaiknya jangan hanya mengandalkan obat pereda gejala. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Lambung perih bukan sekadar rasa tidak nyaman yang harus dibungkam. Dengarkan sinyal dari tubuh, perhatikan kebiasaan sehari-hari, dan jangan ragu mencari bantuan medis ketika keluhan menetap atau muncul tanda-tanda yang mengkhawatirkan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....