Bahaya Makan Gorengan Berlebihan untuk Ibu Hamil

  • 14 Jun 2026 05:15 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna - Gorengan menjadi salah satu makanan yang sering digemari oleh banyak orang, termasuk ibu hamil. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah membuat makanan ini kerap menjadi camilan pilihan di sela-sela aktivitas sehari-hari.

Meski sesekali mengonsumsi gorengan umumnya tidak menjadi masalah, konsumsi secara berlebihan selama kehamilan perlu diwaspadai. Berdasarkan berbagai informasi kesehatan yang dibahas oleh Hello Sehat, terlalu banyak makan gorengan dapat menimbulkan sejumlah risiko bagi kesehatan ibu maupun janin.

Salah satu bahaya utama dari konsumsi gorengan berlebihan adalah peningkatan berat badan yang tidak terkendali. Gorengan umumnya mengandung kalori dan lemak yang tinggi karena proses pengolahannya menggunakan minyak dalam jumlah banyak.

Penambahan berat badan yang berlebihan selama kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi, seperti tekanan darah tinggi, diabetes gestasional, hingga kesulitan saat persalinan. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengontrol asupan makanan tinggi lemak agar berat badan tetap berada dalam batas yang sehat.

Gorengan juga mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang dapat berdampak buruk pada kesehatan tubuh. Jika dikonsumsi terlalu sering, jenis lemak ini dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dalam darah dan mengganggu kesehatan jantung.

Kesehatan jantung yang terganggu dapat memengaruhi kondisi ibu selama kehamilan. Selain itu, sirkulasi darah yang tidak optimal juga dapat berdampak pada distribusi oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan janin untuk tumbuh dan berkembang dengan baik.

Bahaya lainnya adalah meningkatnya risiko gangguan pencernaan. Selama kehamilan, perubahan hormon menyebabkan sistem pencernaan bekerja lebih lambat sehingga ibu lebih rentan mengalami sembelit, perut kembung, dan rasa tidak nyaman pada lambung.

Konsumsi gorengan berlebihan juga dapat memperburuk keluhan asam lambung atau heartburn yang umum terjadi selama kehamilan. Kandungan lemak yang tinggi dapat membuat proses pengosongan lambung menjadi lebih lambat sehingga meningkatkan risiko naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Kondisi ini dapat menimbulkan sensasi panas di dada, rasa tidak nyaman di tenggorokan, hingga gangguan tidur. Oleh karena itu, ibu hamil yang sering mengalami maag atau refluks asam lambung sebaiknya membatasi konsumsi gorengan.

Selain tinggi lemak, gorengan yang dimasak pada suhu tinggi berulang kali berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya bagi tubuh. Penggunaan minyak yang dipakai berkali-kali dapat menurunkan kualitas minyak dan meningkatkan pembentukan radikal bebas.

Paparan radikal bebas dalam jumlah berlebihan dapat memicu stres oksidatif yang berdampak negatif terhadap kesehatan. Meskipun tubuh memiliki mekanisme perlindungan alami, konsumsi makanan yang lebih sehat tetap dianjurkan untuk menjaga kondisi ibu dan janin.

Kebiasaan terlalu sering mengonsumsi gorengan juga dapat mengurangi asupan makanan bergizi lainnya. Ketika perut sudah terasa kenyang oleh camilan tinggi kalori, ibu hamil mungkin menjadi kurang tertarik mengonsumsi makanan yang kaya vitamin, mineral, protein, dan serat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....