Manfaat Tengkurap pada Bayi untuk Mendukung Tumbuh Kembang

  • 04 Sep 2026 14:38 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna-Tengkurap merupakan salah satu aktivitas penting dalam proses tumbuh kembang bayi, terutama ketika dilakukan saat bayi dalam keadaan terjaga dan berada dalam pengawasan orang dewasa. Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menjelaskan bahwa bermain dalam posisi tengkurap dapat membantu bayi melatih kemampuan motoriknya sejak bulan-bulan awal kehidupan.

Aktivitas ini dapat dimulai dalam waktu singkat, kemudian ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan dan kenyamanan bayi.Posisi tengkurap atau tummy time memberikan kesempatan kepada bayi untuk menggunakan dan melatih berbagai bagian tubuhnya.

Dalam posisi ini, bayi belajar mengangkat kepala, menopang tubuh, serta menggerakkan tangan dan kakinya. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari proses alami menuju kemampuan motorik berikutnya, seperti berguling, duduk, merangkak, berdiri, hingga berjalan.

Salah satu manfaat utama tengkurap adalah membantu memperkuat otot bahu, punggung, batang tubuh, dan tangan. Menurut IDAI, kekuatan otot tersebut merupakan salah satu dasar penting bagi bayi untuk belajar bergerak dan merangkak.

Ketika bayi semakin mampu mengontrol kepala dan tubuhnya, ia juga mulai belajar menopang berat badannya menggunakan tangan dan kaki.Tengkurap juga memberikan kesempatan bagi bayi untuk berlatih mengontrol kepala dan tubuh.

Orang tua dapat memberikan rangsangan sederhana dengan meletakkan mainan atau benda menarik di depan bayi dalam jarak yang dapat dijangkau. Cara ini dapat mendorong bayi untuk melihat, meraih, bergerak, dan berusaha mempertahankan posisi tubuhnya.

Selain mendukung kemampuan motorik, kegiatan bermain tersebut juga memberikan pengalaman bagi bayi untuk berinteraksi dengan lingkungan di sekitarnya.Selama melakukan tummy time, orang tua perlu selalu mendampingi bayi dan memastikan lingkungan bermain aman.

Pada bulan-bulan awal, kepala dan leher bayi perlu diperhatikan dan ditopang bila diperlukan. Jika bayi belum menunjukkan perkembangan kemampuan bergerak atau hanya menggunakan salah satu sisi tubuhnya, orang tua sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....