Tips Aman Menggunakan Popok Sekali Pakai untuk Bayi

  • 21 Agt 2026 18:43 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID,Natuna-Popok sekali pakai menjadi pilihan banyak orang tua karena praktis, mudah digunakan, dan dapat membantu menjaga kulit bayi tetap kering. Jenis popok ini memiliki daya serap yang baik sehingga urine dapat tertahan dan kontak langsung dengan kulit bayi dapat dikurangi.

Meski demikian, penggunaan popok tetap perlu dilakukan dengan benar agar tidak meningkatkan risiko iritasi dan ruam popok.Pemilihan popok sebaiknya disesuaikan dengan ukuran tubuh bayi.

Popok yang terlalu kecil atau ketat dapat menimbulkan gesekan pada kulit, sedangkan popok yang terlalu longgar dapat menyebabkan kebocoran. Orang tua juga dapat mempertimbangkan popok dengan bahan lembut, daya serap baik, serta sirkulasi udara yang memadai agar bayi tetap nyaman.

Salah satu hal terpenting dalam penggunaan popok sekali pakai adalah menggantinya secara rutin. Popok yang sudah basah atau terkena tinja sebaiknya segera diganti agar kulit bayi tidak terlalu lama terpapar urine dan kotoran.

Alodokter menyebutkan bahwa popok sekali pakai dapat diganti sekitar setiap 2–3 jam atau lebih cepat jika sudah penuh atau kotor.Paparan urine dan tinja dalam waktu lama dapat menyebabkan kulit menjadi lembap dan mudah mengalami iritasi.

Kondisi tersebut merupakan salah satu faktor yang dapat memicu ruam popok. Karena itu, jangan menunggu sampai popok sangat penuh sebelum menggantinya, terutama setelah bayi buang air besar.

Sebelum mengganti popok, orang tua perlu mencuci tangan terlebih dahulu. Setelah popok dilepas, bersihkan area bokong, sekitar alat kelamin, dan lipatan paha bayi dengan lembut menggunakan air bersih dan kain atau kapas yang lembut.

Bila menggunakan tisu basah, sebaiknya pilih produk yang bebas alkohol dan pewangi untuk mengurangi kemungkinan iritasi pada kulit bayi.Setelah dibersihkan, kulit bayi perlu dikeringkan sebelum dipakaikan popok baru,hindari menggosok kulit karena gesekan dapat memperparah iritasi, terutama jika kulit sudah kemerahan atau lecet.

Keringkan dengan cara menepuk-nepuk secara perlahan menggunakan kain yang bersih dan lembut.Pemilihan bahan popok juga perlu menjadi perhatian, khususnya bagi bayi yang memiliki kulit sensitif.

Sebagian popok sekali pakai dapat mengandung bahan tambahan seperti pewangi atau pewarna yang pada sebagian bayi berpotensi menyebabkan iritasi atau reaksi alergi. Orang tua dapat memilih popok yang minim bahan tambahan dan, bila diperlukan, mempertimbangkan produk yang berlabel hipoalergenik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....