Dampak Kurang Tidur pada Anak: Memicu Hiperaktif hingga Speech Delay

  • 11 Agt 2026 06:43 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Gangguan tidur pada anak menjadi salah satu isu kesehatan yang perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi proses tumbuh kembang. Menurut dr. Andreas Prasaja, RPSGT, di kanal Youtube Radiyta Dika menjelaskan bahwa kurang tidur berisiko menghambat perkembangan anak secara menyeluruh.

Saat memasuki fase tidur nyenyak, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan penting dalam mendukung perkembangan fisik. Apabila kualitas atau durasi tidur tidak terpenuhi, proses pertumbuhan tubuh maupun perkembangan sel-sel otak dapat terganggu.

Kurang tidur pada anak juga sering menimbulkan gejala yang berbeda dengan orang dewasa. Alih-alih tampak mengantuk, anak justru cenderung menjadi lebih aktif atau hiperaktif sehingga kondisi tersebut kerap disalahartikan sebagai masalah perilaku.

Selain memengaruhi perilaku, gangguan tidur yang berlangsung terus-menerus dapat meningkatkan risiko keterlambatan bicara (speech delay). Kondisi ini berkaitan dengan terganggunya fase tidur REM, yaitu tahap tidur yang berperan penting dalam proses pembentukan fungsi otak dan perkembangan kemampuan kognitif.

Kebiasaan berinteraksi dengan anak hingga larut malam juga dapat memperburuk pola tidurnya. Anak yang sengaja dibangunkan atau terbiasa menunggu orang tua pulang sebelum tidur lebih rentan mengalami gangguan tidur dalam jangka panjang.

Untuk mencegah dampak tersebut, dr. Andreas Prasaja, RPSGT, menyarankan agar orang tua menerapkan jadwal tidur yang konsisten setiap malam. Waktu berkualitas bersama anak sebaiknya dilakukan pada pagi atau siang hari sehingga kebutuhan tidur malam tetap terpenuhi.

Menjaga kualitas tidur sejak usia dini merupakan langkah sederhana yang berdampak besar terhadap perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak. Dengan pola tidur yang baik, berbagai risiko gangguan tumbuh kembang dapat diminimalkan sejak awal.k

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....