Mengenal Tanda-Tanda Stres pada Anak
- 10 Agt 2026 09:43 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Stres ternyata tidak hanya dialami oleh orang dewasa, tetapi juga bisa menimpa anak-anak. Karena keterbatasan kemampuan verbal, anak kerap kali tidak bisa mengungkapkan rasa cemas atau tekanan yang mereka rasakan secara langsung. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengenali gejala stres pada anak sedini mungkin agar dapat memberikan penanganan yang tepat.
Melansir dari Hello Sehat, anak-anak termasuk pada masa perkembangan usia 6-9 tahun, umumnya belum bisa memahami dan mengungkapkan apa yang mereka rasakan. Mereka sendiri bahkan tidak sadar kalau yang dialaminya adalah stres, oleh karenanya, sudah menjadi tugas orangtua untuk membantu mengenali gejala atau ciri-ciri stres pada anak.
Berikut ciri-ciri anak mengalami stres yang perlu segera disadari.
1. Munculnya perilaku negatif
Perhatikan kalau akhir-akhir ini anak menunjukkan perubahan perilaku yang kurang baik, seperti berikut ini.
- Jadi mudah marah, tersinggung, mengeluh, membantah, atau menangis.
- Kebiasaan anak untuk jujur berganti perlahan menjadi kerap berbohong.
- Menyalahi aturan di rumah atau menolak mengerjakan pekerjaan rumah yang jadi tanggung jawabnya.
2. Merasa takut
Salah satu gejala atau ciri-ciri anak stres adalah tiba-tiba jadi mudah takut. Misalnya jadi tidak berani sendiri, takut ruangan gelap, takut ditinggal orangtua, atau takut menghadapi orang asing.Jika sebelumnya anak adalah sosok yang cukup pemberani, perubahan ini bisa menjadi ciri-ciri bahwa anak mengalami stres.
3. Menarik diri dari keluarga atau pergaulan
Saat dilanda stres, anak mungkin memilih untuk menghindari interaksi dengan keluarga atau teman-temannya.Ia mungkin selalu menghindar ketika ditanya, tidak mau diajak makan atau pergi bersama, jadi jarang bermain dengan teman-temannya, atau lebih sering menghabiskan waktu sendirian di kamar.
4. Sakit tanpa penyebab yang jelas
Mengutip American Psychological Association, jika stres yang muncul sudah begitu serius, anak biasanya mengalami gejala-gejala fisik seperti sakit perut, sakit kepala, atau pusing. Namun ketika diperiksa ke dokter, anak dinyatakan tidak sedang mengidap penyakit tertentu. Gejala atau ciri-ciri tersebut adalah reaksi tubuh anak terhadap stres.
5. Perubahan nafsu makan
Nafsu makan anak bisa naik atau turun secara drastis karena stres. Bila anak susah makan, ia mungkin beralasan bahwa makanannya tidak enak atau sedang tidak lapar. Sementara kalau nafsu makannya naik, anak mungkin jadi lebih sering ngemil dan cepat lapar padahal sudah makan.
6. Sulit tidur
Tak cuma orang dewasa yang kalau sedang stres jadi susah tidur, anak juga bisa berlaku demikian. Selain susah tidur, biasanya stres pada anak membuatnya sering terbangun di tengah malam karena mimpi buruk. Hal ini tentu membuat kualitas tidur anak menurun karena jam tidurnya berkurang.
7. Mengompol
Hati-hati kalau anak yang sudah berhenti mengompol tiba-tiba kembali menunjukkan kebiasaan tersebut.Biasanya, anak yang sedang stres memang kembali melakukan berbagai kebiasaan yang dimilikinya saat kecil dulu, seperti mengompol atau mengisap jari.
8. Sulit berkonsentrasi
Saat stres, anak bisa sulit berkonsentrasi. Biasanya, kondisi ini terjadi saat anak belajar di sekolah, mendengarkan perintah dari orangtua, atau bahkan ketika menonton televisi.
Jadi, perhatikan kalau anak cenderung menatap kosong ke depan atau menunduk saat melakukan aktivitas-aktivitas seperti biasanya. Ini bisa menjadi ciri stres pada anak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....