Penyebab Perut Buncit dan Cara Mengatasinya

  • 04 Agt 2026 09:52 WIB
  •  Ranai

RRI.CO.ID, Natuna - Perut buncit adalah suatu kondisi yang membuat perut terlihat bengkak dan membesar. Perut buncit tidak hanya akan memengaruhi penampilan Anda, namun juga dapat mengganggu kesehatan tubuh Salah satu penyebab perut buncit yang paling umum adalah obesitas. Obesitas disebabkan oleh penumpukan lemak berlebih karena kurangnya pembakaran kalori yang dilakukan oleh tubuh. Melansir dari laman Alodokter.com berikut penyebab perut buncit dan cara mengatasinya :

Berbagai Penyebab Perut Buncit

1. Penumpukan lemak di bagian perut

Salah satu penyebab perut buncit yang utama adalah penumpukan lemak dibagian perut. Timbunan lemak inilah yang akhirnya membuat perut terlihat besar. Dibandingkan wanita, pria dewasa cenderung lebih sering mengalaminya.

Penumpukan lemak di bagian perut dapat terjadi karena jarang olahraga dan konsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan tinggi kalori, lemak, dan gula. Selain itu, sering mengonsumsi minuman kemasan atau minuman beralkohol juga bisa memicu penumpukan lemak.

2. Kehamilan

Kehamilan dapat pula menjadi penyebab perut buncit pada wanita. Ini karena ketika hamil, rahim yang terletak di perut bagian bawah akan membesar karena adanya janin. Bahkan, ukuran rahim bisa membesar hingga sebesar buah semangka.

Namun, pembesaran perut karena hamil memanglah kondisi alami. Bila perut membuncit disertai ciri ciri kehamilan lainnya, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter untuk menentukan kehamilan.

3. Penumpukan gas

Penumpukan gas berlebih dalam perut bisa membuat perut membesar dan terasa penuh. Kelebihan gas di dalam perut dapat terjadi akibat ganguan pencernaan, misalnya sindrom iritasi usus besar atau intoleransi makanan.

4. Konstipasi

Perut membuncit juga bisa terjadi akibat konstipasi. Saat mengalami kondisi ini, feses tidak dapat keluar dari tubuh sehingga tertahan di usus besar. Bila konstipasi berlangsung secara berkepanjangan, perut dapat membuncit, terasa nyeri, dan tegang.

5. Asites

Asites merupakan penimbunan cairan di antara organ yang terletak dalam perut. Bila cairan yang menumpuk makin banyak, hal ini bisa mengakibatkan perut membesar dan terasa keras.

Perut buncit akibat asites cenderung disebabkan oleh sirosis atau kwasiokor, yaitu kondisi malnutrisi berat akibat kekurangan protein.

6. Pembesaran organ di perut

Pembesaran organ di perut yang sudah parah, seperti hati atau limpa , dapat pula mengakibatkan perut buncit. Pembesaran organ hati dapat disebabkan oleh infeksi, perlemakan hati, atau kerusakan saluran empedu.

Sementara itu, pembesaran limpa dapat disebabkan oleh penyakit liver, gangguan darah.

Cara Mengatasi Perut Buncit

Pada dasarnya, perut buncit perlu diatasi sesuai penyebabnya. Bila muncul karena penyakit, pengobatan medis umumnya diperlukan. Sebagai contoh, perut buncit karena kwasiokor memerlukan perawatan di rumah sakit agar dokter dapat memberikan asupan nutrisi kepada pasien melalui infus.

Sementara itu, jika perut buncit akibat penumpukan lemak, perubahan pola hidup menjadi lebih sehat biasanya sudah cukup memperbaiki kondisi perut. Beberapa perubahan pola hidup yang dimaksud meliputi:

  • Hindari konsumsi makanan berlemak, gorengan, serta makanan tinggi gula dan garam.
  • Hindari konsumsi minuman manis dan minuman beralkohol.
  • Batasi konsumsi karbohidrat sederhana, seperti roti tawar putih dan kue kering.
  • Tingkatkan konsumsi serat dan karbohidrat komplek seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
  • Perbanyak konsumsi cairan atau air putih minimal 2 liter setiap hari.
  • Olahraga secara rutin, setidaknya 30 menit setiap hari.
  • Kelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan hobi atau mencoba terapi relaksasi.
  • Cukupi waktu tidur setiap hari.

Itulah berbagai penyebab perut buncit dan langkah mengatasinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....