Jangan Takut Kolesterol, yang Penting Porsi dan Frekuensinya
- 05 Agt 2026 09:53 WIB
- Ranai
RRI.CO.ID, Natuna - Ketakutan masyarakat terhadap kolesterol seringkali berlebihan dan justru menimbulkan stres baru dalam menjalani hidup. dr. Saga Sabara seorang dokter spesialis jantung dalam podcast wawancanda menjelaskan bahwa kolesterol sebenarnya adalah zat yang diproduksi alami oleh tubuh karena memiliki fungsi vital.
Dalam perspektif medis yang ia sampaikan, kolesterol bertindak sebagai transportasi atau "bis" yang mengangkut lemak di dalam aliran darah. Tanpa adanya kolesterol, proses regenerasi sel dan pembentukan hormon tertentu dalam tubuh manusia tidak akan berjalan sempurna.
Masalah utama muncul ketika jumlah "bis" atau transportasi ini menjadi tidak terkendali akibat pola makan yang buruk. Namun, dr. Saga menyarankan agar pasien tidak langsung melakukan pelarangan makan secara ekstrem karena hal itu bisa memicu stres psikologis.
Stres yang timbul akibat dilarang makan makanan kesukaan justru bisa menjadi faktor risiko penyakit jantung yang berdiri sendiri. Tubuh yang tertekan akan memproduksi hormon yang justru memperburuk kondisi pembuluh darah dan kesehatan jantung secara keseluruhan.
| Baca juga: Efek Samping Gurita yang Perlu di Waspadai |
Pendekatan yang lebih bijak adalah dengan mengatur porsi dan frekuensi makan dengan disiplin yang ketat. Seseorang tetap boleh menikmati makanan kesukaannya asalkan jumlahnya dibatasi dan tidak dilakukan setiap hari secara terus-menerus.
Misalnya, jika seseorang sangat menyukai kerupuk atau makanan berlemak, ia bisa menjadwalkannya seminggu sekali dalam jumlah kecil. Cara ini dianggap lebih efektif secara jangka panjang dibandingkan melakukan diet ketat yang menyiksa mental.
Edukasi mengenai "kolesterol baik" dan "kolesterol jahat" juga perlu dipahami sebagai sistem transportasi yang memiliki rute berbeda. Kolesterol baik bertugas mengangkut kembali lemak yang menumpuk untuk kemudian diproses oleh tubuh, sehingga keseimbangannya harus dijaga melalui pola hidup sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....